Saham Rp 670 Tebar Dividen, Imbal Hasil Tembus Hampir 9%

persen

Jakarta – Investor PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) memiliki kesempatan terakhir hari ini, Senin, 29 Juni 2026, untuk mengamankan hak dividen tunai atas kepemilikan saham perusahaan sawit tersebut.

Hari ini menandai periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi bagi para pemegang saham emiten agribisnis ini.

Langkah ini diambil setelah perusahaan resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai senilai total Rp360,25 miliar kepada para pemegang saham yang berhak.

Besaran dividen yang ditetapkan adalah Rp60 untuk setiap satu lembar saham yang dimiliki investor.

Keputusan krusial ini merupakan hasil dari kesepakatan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah diselenggarakan pada 19 Juni 2026 lalu.

Berdasarkan harga penutupan saham TBLA pada Jumat, 26 Juni 2026 yang berada di level Rp670 per saham, tingkat imbal hasil atau dividend yield yang ditawarkan mencapai angka 8,95 persen.

Angka yield yang mendekati 9 persen tersebut menempatkan saham TBLA sebagai salah satu instrumen investasi yang cukup menarik di sektor komoditas sawit pada musim pembagian dividen tahun ini.

Secara fundamental, total dividen yang dibagikan ini merepresentasikan sekitar 40,03 persen dari total laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025 yang tercatat sebesar Rp900,02 miliar.

Selain mendistribusikan laba kepada pemegang saham, manajemen perusahaan juga telah menetapkan alokasi dana cadangan sebesar Rp500 juta.

Sisanya, yakni sebesar Rp539,72 miliar atau setara 59,97 persen dari laba tahun berjalan, akan dicatat sebagai laba ditahan untuk mendukung rencana pengembangan usaha dan ekspansi perseroan ke depan.

Kebijakan pembagian dividen ini mengacu pada performa keuangan perusahaan per 31 Desember 2025.

Selain laba bersih yang solid, perusahaan juga didukung oleh kondisi keuangan yang kuat dengan saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp6,94 triliun.

Sementara itu, total ekuitas perseroan yang berdiri sejak tahun 1973 ini tercatat berada di posisi Rp9,25 triliun.

Bagi investor yang ingin mendapatkan dividen, syarat mutlak yang harus dipenuhi adalah memiliki saham TBLA paling lambat pada tanggal cum date dan menyimpannya hingga periode recording date berakhir.

Jadwal pembagian dividen tunai TBLA selanjutnya akan memasuki masa ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada Selasa, 30 Juni 2026.

Untuk pasar tunai, periode cum dividen baru akan jatuh pada 1 Juli 2026, disusul dengan ex dividen pada 2 Juli 2026.

Recording date atau batas waktu pendataan pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 1 Juli 2026 tepat pukul 16.00 WIB.

Seluruh proses pembagian dividen tunai ini dijadwalkan akan dituntaskan oleh perusahaan pada tanggal 22 Juli 2026.

Investor diimbau untuk memperhatikan jadwal tersebut agar tidak melewatkan hak dividen atas kepemilikan saham mereka di perusahaan tersebut.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar