Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Kamis, 2 Juli, dengan kenaikan sebesar 0,87 persen atau 49,44 poin ke posisi 5.744.
Lonjakan indeks ini didorong oleh aksi beli pelaku pasar terhadap sejumlah saham berkapitalisasi menengah dan besar, yang membawa mayoritas sektor saham berakhir di zona hijau.
Sektor industri menjadi motor penggerak utama pasar dengan mencatatkan kenaikan sektoral tertinggi mencapai 2,97 persen.
Dalam sektor tersebut, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) menguat 3,52 persen ke level 22.800.
Selain itu, saham PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) tumbuh 3,48 persen ke posisi 119 dan PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 6,10 persen ke level 87.
Saham Grup Bakrie tercatat menjadi magnet utama bagi para investor pada perdagangan hari ini.
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) memimpin daftar top gainer dengan lonjakan harga sebesar 16,67 persen ke level 105.
Tidak ketinggalan, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) turut mencatatkan kenaikan impresif sebesar 15,22 persen ke level 530.
Sentimen positif juga menyasar saham milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), yang naik 8,70 persen ke level 1.500.
Di sisi lain, saham Grup Emtek, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), juga menunjukkan performa solid dengan kenaikan 6,85 persen ke level 515.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, volume transaksi perdagangan mencapai 20,41 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,51 juta kali.
Total nilai transaksi yang dibukukan sepanjang hari mencapai Rp 11 triliun, dengan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 10.086 triliun.
Secara sektoral, sebanyak sembilan dari sebelas sektor yang terdaftar di bursa berhasil ditutup menguat.
Untuk kategori saham dengan nilai transaksi perdagangan tertinggi, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menempati posisi pertama dengan nilai Rp 989,49 miliar.
Selanjutnya, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 841,39 miliar.
Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melengkapi jajaran saham paling aktif dengan nilai transaksi mencapai Rp 770,94 miliar.
Selain saham-saham yang menguat, daftar top gainer juga mencakup PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang naik 7,19 persen ke level 1.715.
Di sisi berlawanan, terdapat sejumlah saham yang mengalami tekanan jual dan masuk ke dalam daftar top loser.
Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) terkoreksi 5,41 persen ke level 5.250.
Saham PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) turun 5,04 persen menjadi 6.600.
Sementara itu, saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melemah 3,59 persen ke posisi 1.745.
Aktivitas pasar yang dinamis ini menunjukkan antusiasme investor yang tetap tinggi terhadap saham-saham sektor industri dan energi.
Analis pasar mencatat bahwa pergerakan ini mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek kinerja emiten di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Keberhasilan IHSG menembus level tersebut memberikan sinyal positif bagi keberlanjutan tren perdagangan pada periode berikutnya.





















