Jayapura – Perum BULOG menargetkan peningkatan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di wilayah Papua hingga mencapai 50 ribu ton.
Langkah strategis ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat serta mendukung kelancaran berbagai program bantuan pangan pemerintah.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa saat ini stok beras yang tersedia di seluruh gudang BULOG di Papua berada di angka 17 ribu ton.
Untuk mencapai target tersebut, BULOG akan melakukan mobilisasi pasokan secara masif dari daerah sentra produksi seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.
Selain fokus pada kuantitas, Rizal memastikan bahwa pihaknya menerapkan standar pengawasan mutu yang sangat ketat terhadap beras yang akan disalurkan.
Dalam kunjungannya ke Kompleks Pergudangan BULOG Argapura, ia meninjau langsung proses pemeriksaan fisik, kadar air, hingga pengujian laboratorium terhadap butir patah beras.
Rizal menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena setiap butir beras yang didistribusikan telah melalui prosedur higienitas yang terjamin.
“Masyarakat tidak perlu bimbang dan ragu. BULOG memastikan beras yang disalurkan berada dalam kondisi baik, sehat, higienis, dan berkualitas,” ujar Rizal.
Ia menambahkan bahwa komitmen ini merupakan bentuk pelayanan profesional BULOG sesuai arahan Presiden dan Menteri Pertanian dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas layanan serta memastikan penyaluran beras dan komoditas pangan lainnya dilakukan secara profesional, tepat waktu, dan dengan kualitas terbaik agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga ke penjuru timur Indonesia,” pungkasnya.





















