Jakarta – Pemerintah dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk tengah mengebut penyelesaian 10 ruas tol baru di Pulau Jawa dan Sumatera untuk mendukung kelancaran arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027.
Proyek infrastruktur ini ditargetkan rampung pada Desember 2026 agar dapat segera digunakan oleh masyarakat.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menyatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan agar sejumlah ruas tol bisa beroperasi secara fungsional maupun normal dengan tarif.
“Persiapan ada beberapa, walaupun ini tampaknya masih Desember, tapi kita upayakan dapat layak fungsi dan kemudian mendapatkan tarif sehingga akan dibuka,” ujar Rivan di Jakarta, Senin (10/8).
Salah satu ruas yang dipastikan siap beroperasi normal dengan tarif adalah Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Seksi 1 dan 2 sepanjang 24 kilometer.
Selain itu, ruas Tol Jogja-Bawen Seksi 6 (Bawen-Ambarawa) juga dipersiapkan untuk segera diresmikan.
Rivan menambahkan, ruas Tol Jogja-Bawen Seksi 1 dari Sleman Junction atau Trihanggo menuju Banyurejo juga akan dibuka secara fungsional untuk mengurai kepadatan lalu lintas menuju Muntilan.
Di sisi lain, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terus mengawasi progres konstruksi agar target penyelesaian akhir tahun 2026 tercapai.
Kepala BPJT, Ni Komang Rasmiati, menjelaskan bahwa terdapat 10 ruas tol yang diproyeksikan siap menunjang pergerakan kendaraan saat libur akhir tahun.
“Harapannya dapat diselesaikan di akhir 2026, dan ini dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru,” ungkap Komang.
Beberapa ruas tol di Sumatera yang masuk dalam daftar tersebut meliputi Sigli-Banda Aceh Seksi 1 serta Palembang-Betung Seksi 1 (Keramasan-Pulau Rimau).
Sementara di Pulau Jawa, ruas yang akan difungsionalkan mencakup Tol Probowangi Seksi 3 (Paiton-Basuki) dan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Seksi 6 (Kutanegara-Sadang).






















