Jakarta – Para pemegang saham PT Astra International Tbk (ASII) akan segera menerima pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026.
Total nilai dividen yang dialokasikan perusahaan mencapai Rp3,89 triliun.
Setiap pemegang saham nantinya akan mendapatkan hak dividen sebesar Rp98 per lembar saham.
Keputusan ini telah disahkan melalui rapat direksi dan memperoleh persetujuan resmi dari dewan komisaris perusahaan pada akhir tahun lalu.
Corporate Secretary ASII, Gita Tiffany Boer, mengonfirmasi nilai pembagian tersebut melalui keterbukaan informasi publik pada Jumat (2/10/2026).
“Total nilai dividen yang sudah ditentukan mencapai Rp 3,89 triliun, dividen per saham mencapai Rp 98,” ujar Gita dikutip dari keterbukaan informasi resmi perusahaan, Jumat (2/10/2026).
Kebijakan pembagian dividen ini merujuk pada performa keuangan perusahaan yang tercatat hingga periode 30 Juni 2026.
Berdasarkan laporan keuangan tersebut, Astra International berhasil mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp12,53 triliun.
Posisi keuangan perusahaan dinilai cukup kuat untuk mendukung aksi korporasi ini.
Tercatat saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp219,33 triliun.
Selain itu, total ekuitas perusahaan pada periode yang sama mencapai Rp289,84 triliun.
Manajemen Astra International juga telah menetapkan jadwal operasional pembagian dividen bagi para investor.
Periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan jatuh pada 12 Oktober 2026.
Sementara itu, tanggal ex dividen untuk pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 13 Oktober 2026.
Untuk transaksi di pasar tunai, cum dividen akan berlangsung pada 14 Oktober 2026.
Sedangkan ex dividen di pasar tunai dijadwalkan pada 15 Oktober 2026.
Perusahaan menetapkan tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai atau recording date pada 14 Oktober 2026.
Proses pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham yang berhak dijadwalkan akan dilakukan pada 30 Oktober 2026.
Para investor diharapkan memperhatikan jadwal tersebut agar tidak melewatkan hak dividen mereka.
Aksi korporasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham di tengah dinamika pasar modal.
Sepanjang tahun 2026, Astra International terus berupaya menjaga stabilitas kinerja keuangan melalui berbagai lini bisnisnya.
Kinerja positif pada semester pertama menjadi landasan utama bagi direksi dalam memutuskan besaran dividen interim kali ini.
Para pelaku pasar kini memantau pergerakan saham ASII menjelang periode cum dividen yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Detail mengenai prosedur pembayaran akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku di Bursa Efek Indonesia.
Investor disarankan untuk terus memantau pengumuman resmi perusahaan terkait teknis penyaluran dana tersebut.


















