RMK Energy Segera Realisasikan Pemecahan Nilai Saham Perseroan

RMK Energy Segera Realisasikan Pemecahan Nilai Saham Perseroan

Jul. 13, 2026

PT RMK Energy Tbk (RMKE) resmi melakukan pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:5 untuk meningkatkan likuiditas perdagangan. Langkah strategis ini mengubah nilai nominal saham dari Rp100 menjadi Rp20 per lembar guna menjangkau lebih banyak investor ritel di Bursa Efek Indonesia.

Respons AMMN Terkait Isu Pencatatan Saham di Bursa Hong Kong

Respons AMMN Terkait Isu Pencatatan Saham di Bursa Hong Kong

Jul. 13, 2026

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) enggan menanggapi spekulasi terkait rencana pencatatan saham ganda atau dual listing di Bursa Efek Hong Kong. Manajemen menegaskan bahwa saat ini perusahaan lebih memprioritaskan realisasi strategi bisnis dan pertumbuhan berkelanjutan bagi pemegang saham.

Amman Mineral Jajaki Rencana Penawaran Saham di Bursa Hong Kong

Amman Mineral Jajaki Rencana Penawaran Saham di Bursa Hong Kong

Jul. 13, 2026

PT Amman Mineral International Tbk (AMMN) tengah menjajaki opsi pencatatan saham kedua di Bursa Saham Hong Kong untuk memperluas akses modal internasional. Langkah strategis ini dilakukan perusahaan untuk memperkuat profil bisnis di mata investor global serta menambah likuiditas operasional.

Tiga Direktur Borong Saham PGAS Saat Harga Melorot, Valuasi Menarik

Tiga Direktur Borong Saham PGAS Saat Harga Melorot, Valuasi Menarik

Jul. 13, 2026

Tiga direktur PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) kompak memborong total 724 ribu lembar saham perusahaan saat harga sedang melemah. Langkah strategis ini menjadi sinyal kepercayaan manajemen terhadap prospek kinerja perusahaan yang dinilai memiliki valuasi menarik dengan rasio PBV di bawah 1 kali.

Menakar Peluang Konsolidasi IHSG dan Strategi Investasi yang Tepat

Menakar Peluang Konsolidasi IHSG dan Strategi Investasi yang Tepat

Jul. 12, 2026

IHSG diprediksi masih akan bergerak volatil dengan peluang penguatan terbatas akibat tekanan sentimen global dan minimnya aliran dana asing. Investor disarankan untuk lebih selektif dalam memilih saham defensif dan menerapkan strategi akumulasi bertahap di tengah ketidakpastian pasar saat ini.