BRIDS dan Pegadaian Bersinergi: Gadai Saham Kini Lebih Mudah

persen

JAKARTA – Investor kini memiliki opsi baru untuk mengakses likuiditas cepat tanpa perlu menjual aset investasinya. PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) bersama PT Pegadaian resmi meluncurkan layanan gadai efek secara daring melalui aplikasi BRIGHTS. Inovasi ini memungkinkan pemilik saham mendapatkan dana tunai dengan mudah dan aman.

Plt. Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria, menyatakan bahwa BRIDS menjadi salah satu pionir dalam menyediakan layanan gadai efek yang dapat diakses secara digital. “Kemudahan ini memberikan nilai tambah bagi investor ritel yang membutuhkan solusi likuiditas cepat, aman, dan tanpa harus tatap muka,” jelasnya dalam siaran pers, Jumat (5/12/2025).

Layanan digital ini menawarkan alternatif bagi investor ritel untuk mendapatkan dana tunai dengan memanfaatkan portofolio saham IDX80 sebagai jaminan. Keunggulan utamanya, efek tetap berada dalam kepemilikan nasabah, sehingga seluruh hak atas corporate action seperti dividen, stock split, atau hak lainnya tetap diterima sepenuhnya.

Proses pengajuan dan pengecekan limit dilakukan sepenuhnya secara digital melalui aplikasi BRIGHTS. Dengan mekanisme ini, pencairan dana dapat dilakukan mulai dari hari yang sama (H+0) hingga maksimal tiga hari kerja, bergantung pada kelengkapan dokumen dan verifikasi.

Nasabah dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp1 juta, dengan nilai pembiayaan loan to value antara 45,5%–58,5%. Layanan ini juga menawarkan tenor maksimal 90 hari yang dapat diperpanjang, serta bunga kompetitif sebesar 0,0417% per hari.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menambahkan bahwa gadai efek adalah solusi likuiditas yang memungkinkan nasabah memperoleh fasilitas pembiayaan tanpa harus melepas aset investasinya. “Dengan sistem pengajuan berbasis digital, proses mulai dari verifikasi hingga pencairan dana dapat dilakukan dengan lebih cepat, mudah, dan aman,” tuturnya.

Fasilitas ini terbuka bagi investor individu maupun institusi yang memiliki portofolio saham atau obligasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan memenuhi kriteria jaminan gadai efek. Pegadaian terus berkomitmen memberikan solusi keuangan untuk berbagai lapisan masyarakat, termasuk melalui layanan ini, guna mendukung fleksibilitas finansial nasabah sekaligus menjaga potensi pertumbuhan nilai investasi.

Untuk memperluas literasi pasar modal dan pemahaman layanan gadai efek, BRIDS bersama Pegadaian menghadirkan Roadshow Eduvest 2025 di berbagai kota. Sinergi kedua institusi ini diharapkan memperkuat peran investor ritel dan mendorong terciptanya pasar modal yang lebih inklusif dan kompetitif di Indonesia.

Data OJK per Mei 2025 menunjukkan bahwa PT Pegadaian masih mendominasi industri pergadaian dengan pangsa pasar mencapai 96,59%. Dominasi ini terlihat dari laporan keuangan September 2025, di mana penyaluran pinjaman meningkat signifikan menjadi Rp261 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan Rp182 triliun pada periode yang sama tahun 2024.

OJK juga mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan industri pergadaian sebesar 30,92% secara tahunan (YoY) pada September 2025 menjadi Rp111,68 triliun. Angka ini mengindikasikan tingginya kebutuhan likuiditas di masyarakat yang memanfaatkan layanan gadai.

Dari sisi pasar modal, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per September 2025 menunjukkan jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 18,66 juta, tumbuh 33,8% dari 13,94 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sebanyak 99,7% dari jumlah tersebut didominasi oleh investor ritel, mencerminkan semakin besarnya kelompok masyarakat yang aktif berinvestasi dan berpotensi membutuhkan alternatif likuiditas.

Rekomendasi