Jakarta – Emiten sektor teknologi mencatatkan kinerja bervariasi sepanjang kuartal I-2026. Di tengah dinamika persaingan industri digital, sebagian perusahaan berhasil mencetak perbaikan fundamental, sementara yang lain masih bergelut dengan tekanan margin serta tantangan efisiensi.
Melihat kondisi tersebut, para analis pasar modal memberikan pandangan serta rekomendasi bagi investor yang ingin melirik saham teknologi pada perdagangan Senin (11/5/2026).
Berikut adalah analisis dan rekomendasi saham untuk emiten teknologi:
1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
GOTO menunjukkan kinerja positif dengan melampaui ekspektasi pada adjusted EBITDA dan berhasil mencatatkan laba bersih perdana sebesar Rp 170,7 miliar pada kuartal I-2026, berbalik dari kerugian Rp 366,5 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Segmen fintech menjadi penopang utama pertumbuhan perusahaan. Nilai transaksi bruto atau gross transaction value (GTV) segmen ini melonjak 72% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 230 triliun. Sejalan dengan hal itu, adjusted EBITDA segmen fintech juga melejit 674% secara tahunan menjadi Rp 364 miliar.
Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 110
2. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA)
Bukalapak mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 423,5 miliar pada kuartal I-2026. Meski demikian, dari sisi pendapatan (top line), perseroan membukukan kenaikan signifikan menjadi Rp 2,7 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,5 triliun.
Pertumbuhan pendapatan ini didorong oleh ekspansi pasar dan produk baru, serta kontribusi segmen gaming. Inisiatif strategis seperti penyelenggaraan Lapak Gaming Battle Arena terbukti efektif memperkuat penetrasi merek Lapakgaming di komunitas gamer.
Rekomendasi: Wait and See
Target harga: Rp 151
3. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
Blibli berhasil menekan angka rugi bersih menjadi Rp 303,0 miliar pada kuartal I-2026, dibandingkan kerugian sebesar Rp 638,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan neto perseroan juga mencatatkan pertumbuhan menjadi Rp 7,8 triliun.
Strategi utama perseroan tetap berfokus pada penguatan fondasi omnichannel. Saat ini, Blibli telah mengoperasikan 13 gudang dengan total luas mencapai 200.000 meter persegi serta 19 pusat distribusi. Layanan Fulfillment At Speed (FAS) yang kini menjangkau gudang di Marunda, Bekasi, menjadi langkah terbaru perseroan dalam mengoptimalkan jaringan logistik nasional.
Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 520



















