JAKARTA – Manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menunjukkan kepercayaan terhadap prospek perusahaan. Salah satu direktur, Raymond Budhin, tercatat menambah signifikan porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan produsen petrokimia tersebut.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis Senin (1/12/2025), Raymond Budhin membeli total 200 ribu saham TPIA melalui dua kali transaksi. Ia menyerok 100.000 saham pada harga Rp 7.125 per saham dan kembali mengakuisisi 100.000 saham lainnya di harga Rp 7.150 per saham, yang keduanya dilakukan pada 28 November 2025.
Untuk aksi korporasi tersebut, Raymond Budhin diperkirakan merogoh kocek hingga Rp 1,42 miliar. Dengan penambahan ini, kepemilikan sahamnya melonjak dari 2.600.000 menjadi 2.800.000 saham. General Manager of Legal & Corporate Secretary TPIA, Erri Dewi Riani, menyatakan tujuan transaksi tersebut adalah untuk investasi langsung.
Aksi serupa sebelumnya juga dilakukan oleh pucuk pimpinan perusahaan. Presiden Direktur TPIA, Erwin Ciputra, terpantau menambah kepemilikan sahamnya sebanyak 200 ribu saham pada 24 November 2025. Transaksi tersebut dilakukan dengan harga Rp 7.200 per saham.
Melalui penambahan saham tersebut, Erwin Ciputra kini menguasai total 140.058.272 saham TPIA. Angka ini setara dengan 0,16% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan.
Hingga penutupan perdagangan Senin (1/12/2025), saham TPIA diperdagangkan di level Rp 7.400 per saham, stagnan dibandingkan hari perdagangan sebelumnya. Namun, dalam sebulan terakhir, harga saham perusahaan tercatat menguat 3,5%.




















