Jakarta – Ekonomi digital Indonesia diperkirakan terus melaju positif pada 2025, dengan nilai transaksi bruto yang nyaris menyentuh US$100 miliar. Pertumbuhan itu ditopang oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekosistem afiliasi di platform e-commerce yang ikut mempercepat perputaran ekonomi nasional.
Di tengah tren tersebut, program afiliasi kini menjadi salah satu peluang baru bagi masyarakat untuk menambah penghasilan lewat konten digital. Sejumlah riset menunjukkan mayoritas responden mampu meningkatkan pendapatan secara signifikan melalui program seperti Shopee Affiliate Program.
Momentum Hari Kartini yang baru berlalu dimanfaatkan Shopee untuk menggandeng lima mitra logistik besar dalam memberikan pembekalan kepada perempuan di sektor logistik. Program itu melibatkan kurir perempuan serta anggota keluarga kurir dari JNE, SiCepat, AnterAja, Pos Indonesia, dan SPX Express.
Pelatihan bertajuk “Siap Bersaing di Era Perubahan bersama Mitra Logistik” itu dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan pemasaran digital yang praktis. Program ini juga menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi perempuan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Director of Business Partnership Shopee Indonesia Daniel Minardi mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap ekosistem digital yang lebih inklusif. Menurut dia, akses pelatihan bagi perempuan penting untuk membuka sumber penghasilan baru.
“Kami memastikan para peserta tidak hanya memahami dasar digital, tetapi juga mampu langsung memulai dan mengembangkan usaha, menciptakan sumber pendapatan baru, dan berkontribusi pada ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Dalam sesi pelatihan, peserta mempelajari cara memaksimalkan platform digital agar bisa menjadi kreator konten yang efektif. Materi yang diberikan mencakup strategi membuat konten harian hingga teknik membagikan tautan produk secara efisien.
Sebanyak 40 peserta juga mendapat bimbingan langsung mengenai penggunaan aplikasi serta cara mengevaluasi performa afiliasi secara mandiri. Pelatihan ini disusun agar peserta tetap produktif meski memiliki pekerjaan utama sebagai penyedia jasa logistik.
Salah satu peserta, Novia Rahmadani, kurir perempuan dari Pos Indonesia, mengaku platform digital memberinya ruang fleksibilitas yang berharga. Ia mengatakan pelatihan itu membuka banyak wawasan baru soal peluang penghasilan dari rumah.
“Banyak hal baru yang saya pelajari tadi mulai dari gimana caranya jadi Mitra Shopee sampai Shopee Affiliate. Materinya mudah dipahami apalagi sebelumnya saya sendiri memang sudah mulai coba-coba buat konten untuk affiliate,” kata Novia.
Shopee Affiliate Program sendiri telah berkembang pesat sejak diluncurkan pada akhir 2019 dan kini merangkul belasan juta kreator di seluruh Indonesia. Program ini menjadi salah satu penghubung penting antara penjual dan pembeli melalui rekomendasi konten.
Lewat pelatihan tersebut, perempuan di sektor logistik kini memiliki bekal keterampilan untuk ikut bersaing di pasar digital. Dengan modal sederhana seperti ponsel dan koneksi internet, mereka diharapkan bisa membuka jalan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Novia menegaskan konsistensi menjadi kunci utama bagi pemula yang ingin serius menekuni dunia afiliasi. Ia pun berencana langsung menerapkan evaluasi mandiri yang ia pelajari dalam pelatihan itu.
“Lewat pelatihan hari ini, jadi lebih paham apa saja yang bisa saya tingkatkan untuk menjadi kreator affiliate, seperti lebih konsisten untuk membuat konten tiap harinya dan rutin mengevaluasi performa affiliate secara mandiri,” ujarnya.




















