MDIY Pacu Ekspansi di Tengah Lesunya Daya Beli Masyarakat

MDIY Pacu Ekspansi di Tengah Lesunya Daya Beli Masyarakat

Sep. 3, 2025

Persen.id JAKARTA. Sejak memulai operasi di Indonesia pada tahun 2017, PT Daya Intiguna Yasa Tbk alias MR DIY telah memiliki jaringan lebih dari 1.100 toko. Emiten berkode saham MDIY menjangkau kota besar hingga wilayah tier 2 dan 3, Selai memperluas jangkauan, MDIY membangun ekosistem ritel yang inklusif. Hal ini turut memperkuat daya saing perusahaan di tengah kompetisi industri yang kian ketat. Analis MNC Sekuritas, Catherine Florencia...

Ethereum Ungguli Emas: Jadi Aset Investasi Terbaik Hingga Agustus 2025

Ethereum Ungguli Emas: Jadi Aset Investasi Terbaik Hingga Agustus 2025

Sep. 3, 2025

Persen.id JAKARTA. Sejak awal tahun hingga Agustus 2025, aset kripto Ethereum mencatatkan kinerja paling cemerlang di antara berbagai instrumen investasi. Mengacu data Bloomberg, Ethereum membukukan return 31,68% secara year-to-date (YTD) per Agustus 2025. Angka ini menempatkannya sebagai jawara portofolio, mengungguli emas spot yang memberikan imbal hasil 24,02% dan emas batangan Antam dengan return 21,23%. Baca Juga: Ethereum, Emas, dan...

Rekomendasi Teknikal Saham BREN, CTRA, AKRA: Peluang Trading Rabu

Rekomendasi Teknikal Saham BREN, CTRA, AKRA: Peluang Trading Rabu

Sep. 3, 2025

Persen.id – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 65,51 poin atau 0,85% ke 7.801,58 pada akhir perdagangan Selasa (2/9/2025). Simak rekomendasi secara teknikal beberapa saham dari sejumlah analis untuk perdagangan Rabu (2/9/2025) berikut. 1. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) BREN ditutup melemah 1,4% dibanding penutupan perdagangan sebelumnya ke Rp 8.825. Muncul dark cloud cover dengan RSI melemah dan volume...

Saham ANTM Terbang: Harga Emas Melesat, Prospek Cerah Menanti?

Saham ANTM Terbang: Harga Emas Melesat, Prospek Cerah Menanti?

Sep. 3, 2025

Persen.id Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan kenaikan siginifikan dalam beberapa hari belakangan. Kenaikan harga emas dunia menjadi katalis utama dibalik lonjakan harga emiten emas akhir-akhir ini. Analis sekaligus Pengamat Pasar Modal Indonesia Reydi Octa mengatakan, setimen ini terutama terlihat pada saham ANTM yang mengalami kenaikan signifikan sebesar lebih dari 18% dalam kurun waktu satu bulan terakhir. "Investor asing juga...

BBCA dan BMRI Ungguli Pelemahan, Investor Asing Cermati Aksi Jual Saham

BBCA dan BMRI Ungguli Pelemahan, Investor Asing Cermati Aksi Jual Saham

Sep. 3, 2025

Persen.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound pada perdagangan Selasa (2/9/2025), setelah sempat tertekan selama dua hari berturut-turut. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ditutup menguat 65,51 poin atau 0,84% ke posisi 7.801,58. Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi pasar pada awal bulan September. Baca Juga: IHSG Rebound, Cermati Saham-Saham yang Banyak Diborong Asing, Selasa (2/9)...

Saham JPFA Menguat: Investor Menanti Public Expose, Kinerja Semester I Tertekan

Saham JPFA Menguat: Investor Menanti Public Expose, Kinerja Semester I Tertekan

Sep. 3, 2025

Persen.id JAKARTA. Harga saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menguat signifikan pada perdagangan Selasa (2/9/2025). Saham emiten pakan ternak ini ditutup naik 5,86% ke level Rp 1.715 per saham. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai penguatan saham JPFA tidak lepas dari sentimen rencana perseroan yang akan menggelar paparan publik atau public expose pada Rabu (3/9). “Kenaikan harga saham JPFA hari ini...

IHSG Menguat Semu: Investor Waspada Potensi Koreksi Mendalam

IHSG Menguat Semu: Investor Waspada Potensi Koreksi Mendalam

Sep. 2, 2025

Persen.id.D - JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini hanya disetir oleh segelintir saham-saham dengan kapitalisasi pasar (market cap) besar, yang justru membuat kenaikan IHSG nampak semu. Adapun pada akhir perdagangan Selasa (2/9/2025), IHSG ditutup menguat 0,58% atau naik 65,52 poin ke level 7.801,58. Ini berhasil rebound setelah terkoreksi selama dua hari perdagangan beruntun di tengah eskalasi sosial politik...