Pasar saham Asia mengalami tekanan jual tajam setelah tokoh kunci industri menyerukan perlambatan pengembangan AI akibat kekhawatiran risiko keselamatan. Sentimen negatif ini memicu pelemahan signifikan pada sektor semikonduktor dan perusahaan teknologi besar di bursa regional.

Saham AI dan Chip Asia Anjlok, Investor Khawatir Perlambatan Pengembangan
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatatkan lonjakan kinerja fantastis pada semester I-2026 dengan pendapatan neto meroket 1.958,68% menjadi Rp926,45 miliar. Pertumbuhan masif ini turut diikuti oleh kenaikan laba bersih hingga 340,02% serta penguatan posisi aset perusahaan yang signifikan.

Kinerja Sinergi Inti (INET) Melonjak Signifikan Sepanjang Semester I-2026
PT Elnusa Tbk memperkuat dominasi dalam eksplorasi migas nasional melalui optimalisasi teknologi seismik mutakhir di berbagai wilayah kerja. Inovasi dan efisiensi operasional ini berhasil meningkatkan daya saing perusahaan serta mendorong pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang 2026.

Strategi Baru Elnusa Genjot Eksplorasi Harta Karun Migas Nasional
PT Telkom Indonesia melakukan perampingan anak usaha dengan biaya mencapai Rp 17 triliun. Langkah strategis ini dilakukan untuk menciptakan struktur perusahaan yang lebih lincah dan efisien, dengan target kenaikan laba hingga 30 persen setelah transformasi selesai pada 2026.


















