Harga Emas Kian Volatil Terpengaruh Pergerakan Minyak dan The Fed

Harga Emas Kian Volatil Terpengaruh Pergerakan Minyak dan The Fed

Agu. 9, 2026

Harga emas diprediksi akan terus mengalami volatilitas tinggi hingga akhir tahun akibat pengaruh lonjakan harga minyak dunia dan ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed. Investor kini mencermati dinamika geopolitik yang memicu tekanan inflasi serta arah pergerakan logam mulia ke depan.

Rupiah Tertekan ke Level Rp 19.000 Akibat Minyak dan The Fed

Rupiah Tertekan ke Level Rp 19.000 Akibat Minyak dan The Fed

Jul. 25, 2026

Lonjakan harga minyak mentah dunia dan spekulasi kebijakan suku bunga The Fed menekan nilai tukar mata uang Asia. Rupiah diproyeksikan terus berada dalam tekanan berat hingga mencapai kisaran Rp 19.000 per dolar AS akibat tingginya biaya impor energi dan inflasi global.

Konflik Timur Tengah dan Suku Bunga The Fed Tekan Harga Emas

Konflik Timur Tengah dan Suku Bunga The Fed Tekan Harga Emas

Jul. 11, 2026

Harga emas dunia melemah akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi pasar bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga, sehingga menekan minat investor terhadap logam mulia.