investor institusi
Danantara Incar Investasi, BEI Sambut IPO BUMN Baru
Nov. 16, 2025
Sep. 2, 2026
Rebound aset kripto sepanjang Agustus 2026 didominasi oleh arus dana institusi, sementara aktivitas investor ritel masih terpantau minim. Meski Bitcoin dan Ethereum mencatatkan penguatan signifikan, kondisi ini dinilai belum sepenuhnya mengonfirmasi tren bullish jangka panjang.
Agu. 23, 2026
Lima produk ETF emas di Bursa Efek Indonesia kini mulai menarik perhatian investor seiring tren penguatan harga. Meski begitu, pelaku pasar institusi tetap selektif dan menilai bahwa tingkat likuiditas menjadi kunci utama sebelum menempatkan dana dalam skala besar pada instrumen ini.
Jul. 22, 2026
ETF Bitcoin di Amerika Serikat kembali mencatat arus dana masuk sebesar US$ 75,7 juta, menandakan pulihnya minat investor institusi setelah dua bulan tertekan. Pembalikan tren ini turut mendorong penguatan harga Bitcoin di pasar global di tengah kondisi ekonomi yang terus dipantau pelaku pasar.
Apr. 23, 2026
Kebijakan free float 15% mendorong konsolidasi BUMN, IPO besar, dan likuiditas pasar. Konsolidasi meningkatkan daya tarik investor dan efisiensi pendanaan.
Nov. 16, 2025
Dengan masuknya aliran Danantara, BEI berharap lebih banyak perusahaan BUMN melantai di bursa untuk meningkatkan opsi & kontribusi investor institusi domestik.
PT Wijaya Karya Tbk resmi menyandang status gagal bayar atau default setelah tidak mampu memenuhi kewajiban obligasi dan sukuk yang jatuh tempo. Saat ini, manajemen WIKA tengah berupaya mencari solusi terbaik dan menjalin komunikasi dengan wali amanat untuk menyelesaikan kewajiban tersebut.

Rahayu Saraswati menyoroti potensi besar Intellectual Property lokal sebagai pilar ekonomi baru yang mampu membawa Indonesia menjadi pemain global. Optimalisasi sektor kreatif ini memerlukan sinergi kebijakan, akses pembiayaan, dan infrastruktur ekosistem yang kuat untuk bersaing di pasar dunia.

BPS mengakui tingkat kesalahan klasifikasi data desil DTSEN mencapai 23% akibat kendala teknis dan pemutakhiran data di lapangan. Meski telah menurun dari angka 37%, penggunaan indikator pengeluaran dinilai perlu dibenahi agar lebih akurat merepresentasikan kondisi ekonomi masyarakat Indonesia.
Pemerintah didesak mengubah skema bantuan sosial dari bentuk barang menjadi bantuan tunai agar lebih efektif mengentaskan kemiskinan. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus meminimalisir risiko politisasi bantuan yang kerap terjadi di tingkat akar rumput.

Sep. 12, 2026




