IHSG berpeluang menguat terbatas pekan ini, cermati saham MDKA, ULTJ, BTPN
Mei. 25, 2026
IHSG diprediksi menguat terbatas pekan ini dengan volatilitas tinggi. Cermati saham MDKA, ULTJ, dan BTPN untuk potensi rebound teknikal.
Mei. 25, 2026
IHSG diprediksi menguat terbatas pekan ini dengan volatilitas tinggi. Cermati saham MDKA, ULTJ, dan BTPN untuk potensi rebound teknikal.
Mei. 23, 2026
BNI mendukung kenaikan BI Rate 50 bps ke 5,25% untuk stabilitas ekonomi, memperkuat rupiah, dan menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan global.
Mei. 18, 2026
Menkeu Purbaya yakin pelemahan rupiah dan IHSG 18/5 bersifat sementara, didorong sentimen jangka pendek. Fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.
Apr. 24, 2026
HSBC memproyeksikan IHSG mencapai 7.500 pada 2026 meski ada tantangan seperti fluktuasi rupiah, net sell investor asing, hingga isu MSCI.
Jan. 5, 2026
Nilai tukar rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (5/1/2026).
Okt. 21, 2025
Bank Indonesia diprediksi memangkas suku bunga ke 4,50% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meski ada kekhawatiran arus keluar modal asing.
Okt. 8, 2025
IHSG mencetak rekor baru meski ada shutdown AS. Dampak positif terlihat dari apresiasi rupiah dan aliran modal asing. Namun, ketidakpastian bisa memicu risiko.
Okt. 4, 2025
Modal asing sebesar Rp9,76 triliun keluar dari pasar keuangan Indonesia pada 29 September-2 Oktober 2025, dengan penjualan besar di SBN dan saham.
Sep. 27, 2025
Modal asing keluar bersih Rp2,71 triliun dari pasar keuangan RI pada 22-25 Sep 2025, meski saham diburu dengan masuk bersih Rp4,51 triliun. Risiko investasi meningkat.
Agu. 31, 2025
IHSG diprediksi melemah akibat gejolak politik, namun saham emas dan perbankan seperti BBRI, AMMN, dan BRMS masih prospektif untuk dibeli.