Ajaib Group resmi menunda rencana IPO setelah meraih pendanaan sebesar Rp 4,8 triliun dari SBI Holdings. Dana tersebut akan difokuskan untuk pengembangan produk, peningkatan kualitas SDM, serta memperluas peran perusahaan sebagai penjamin emisi efek di pasar modal Indonesia.

Ajaib Raih Investasi Rp 4,8 Triliun, Belum Berencana Gelar IPO
Peta kapitalisasi pasar di BEI mengalami pergeseran signifikan sepanjang 2026, ditandai dengan merosotnya nilai market cap BREN dan DSSA akibat kebijakan rebalancing indeks global. BBCA kini kembali memimpin klasemen, sementara BYAN dan MORA berhasil mencatatkan kenaikan peringkat yang cukup impr...

Posisi Market Cap BEI Bergeser, BREN dan DSSA Mulai Tergusur
Prospek PT Darma Henwa Tbk (DEWA) hingga akhir 2026 dinilai masih cukup positif. Ekspansi bisnis jasa pertambangan dan mulai beroperasinya kontrak baru dengan PT Sebuku Sejaka Coal (SSC) menjadi katalis utama yang berpotensi mendorong kinerja. Untuk diketahui, DEWA telah menganggarkan belanja mod (capex) Rp 2,4 triliun tahun ini. Hingga semester I 2026, capex sudah direalisasikan Rp 1,6 triliun. Manajemen mengatakan capex...

Kontrak SSC Jadi Katalis, Saham Darma Henwa Berpotensi Bangkit
Satgas PASTI resmi menghentikan kegiatan operasional YWWSDC dan RTHAE karena menawarkan investasi kripto tanpa izin OJK. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memverifikasi legalitas perusahaan sebelum melakukan investasi guna menghindari kerugian finansial.


















