Nilai tukar rupiah tampil perkasa dengan menguat ke level Rp 17.728 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Kinerja impresif ini menempatkan rupiah sebagai mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan Asia di tengah sentimen pasar yang positif.

Rupiah Menguat ke Rp 17.728 per Dolar AS, Terkuat di Asia
PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) menerbitkan 17,2 miliar saham baru setelah tiga perusahaan mengeksekusi konversi Obligasi Wajib Konversi (OWK) pada 1-2 September 2026. Aksi korporasi ini meningkatkan jumlah saham beredar BTEL menjadi 61,8 miliar lembar sebagai bagian dari strategi penyehatan keuangan.

Konversi OWK BTEL Berlanjut, Tiga Perusahaan Kini Kuasai 17,2 Miliar Saham
IHSG mengawali perdagangan Kamis dengan kenaikan 0,53% ke level 6.630,689, mengikuti tren positif mayoritas bursa saham Asia. Penguatan ini didorong oleh kinerja sektor transportasi dan energi, di tengah antisipasi pasar terhadap rilis data ekonomi Amerika Serikat.

IHSG Rebound ke 6.630, Menguat Mengikuti Jejak Bursa Asia
Kinerja PT Elnusa Tbk (ELSA) diprediksi terus menguat berkat fundamental solid dan peningkatan aktivitas hulu migas nasional. Keberhasilan proyek pengeboran yang melampaui target serta besarnya nilai kontrak baru membuat analis optimistis terhadap prospek saham ELSA hingga akhir tahun.

















