Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 170.573 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-1 libur panjang, Rabu (13/5). Jumlah itu naik 25,12 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 136.326 kendaraan.
Libur panjang pekan itu bertepatan dengan peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis (14/5) dan cuti bersama pada Jumat (15/5). Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan lonjakan arus kendaraan terlihat jelas sejak sehari sebelum libur dimulai.
“Secara keseluruhan, total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 meningkat 25,12 persen dibandingkan lalin normal,” ujar Rivan dalam keterangan resmi, Kamis (14/5).
Data tersebut merupakan akumulasi kendaraan dari empat gerbang tol utama, yakni GT Cikampek Utama menuju Trans Jawa, GT Kalihurip Utama menuju Bandung, GT Cikupa menuju Merak, dan GT Ciawi menuju Puncak.
Jasa Marga mencatat, sebagian besar kendaraan mengarah ke timur, yakni Trans Jawa dan Bandung. Total arus ke dua wilayah itu mencapai 76.477 kendaraan atau sekitar 44,8 persen dari seluruh kendaraan yang keluar dari Jabotabek.
Rinciannya, 38.676 kendaraan menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama, naik 42,92 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, 37.801 kendaraan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama, meningkat 34,4 persen.
Di sisi lain, kendaraan yang mengarah ke barat menuju Merak melalui GT Cikupa tercatat 52.298 kendaraan, naik 9,3 persen. Adapun arus menuju kawasan Puncak lewat GT Ciawi mencapai 41.798 kendaraan, melonjak 25,55 persen dibandingkan lalu lintas harian biasa.
Tak hanya keluar Jabotabek, Jasa Marga juga membukukan kenaikan volume lalu lintas di sejumlah ruas tol regional. Secara nasional, lalu lintas di ruas tol regional nusantara mencapai 200.631 kendaraan, atau tumbuh 10,1 persen dari kondisi normal.
Kenaikan paling tinggi terjadi di Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo segmen Kartasura-Prambanan. Volume kendaraan di ruas itu mencapai 15.686 kendaraan, melonjak 39,07 persen.
Di Bali, Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa mencatat 63.772 kendaraan, naik 16,58 persen. Sementara itu, Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi membukukan 16.063 kendaraan atau meningkat 11,73 persen.
Untuk wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, Jasamarga Metropolitan Tollroad juga melihat peningkatan arus menuju Bandara Soekarno-Hatta, Merak, dan Puncak. Total kendaraan yang melintas melalui GT Cengkareng, GT Cikupa, dan GT Ciawi 1 mencapai 176.353 kendaraan, naik 8,37 persen dibandingkan kondisi normal.
Di Jawa Barat, kendaraan menuju Bandung dan Rancaekek melalui GT Cileunyi dan GT Pasteur mencapai 76.556 kendaraan, naik 15,41 persen. Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta tercatat 62.848 kendaraan, meningkat 9,3 persen.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati mengatakan pihaknya menyiapkan langkah operasional tambahan selama libur panjang untuk menjaga kelancaran perjalanan.
“Kami menyiagakan petugas serta armada pelayanan di sejumlah titik strategis agar perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar,” ujar Widiyatmiko.
Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan agar menyiapkan perjalanan dengan baik. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima, mengisi bahan bakar yang cukup, serta mengecek saldo uang elektronik sebelum masuk jalan tol.





















