Padang – Ratusan siswa di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, keracunan massal setelah mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG). Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan kejadian ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk mempercepat penanganan dan memastikan korban mendapatkan perawatan terbaik.
Polisi Daerah Jawa Barat turun tangan menginvestigasi kasus ini. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyatakan tim sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi sumber makanan yang menyebabkan keracunan. Polisi berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengungkap penyebab pasti keracunan.
Dari total 364 siswa yang terdampak, 225 telah dipulangkan setelah mendapatkan perawatan medis. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyatakan pemerintah daerah akan mendampingi para korban dan mengoptimalkan pelayanan kesehatan.
Sebagai langkah antisipasi, operasional dapur penyedia MBG di Cipongkor dihentikan sementara untuk investigasi. Hasil uji sampel makanan diperkirakan keluar dalam 2-3 hari ke depan. Pemerintah daerah juga akan mengevaluasi seluruh Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) di wilayahnya, terutama 85 dapur MBG yang belum memiliki sertifikasi sehat. Jeje menegaskan komitmennya untuk memastikan semua dapur MBG segera tersertifikasi agar keamanan dan kelayakan makanan terjamin.






















