Padang – Kabar membanggakan datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. Lima akademisi kampus tersebut terpilih menjadi peserta Annual International Conference on Islam, Science, and Society (AICIS+) 2025.
Ajang internasional ini akan berlangsung di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, pada 29-31 Oktober 2025.
Kelima akademisi UIN Imam Bonjol Padang yang akan berpartisipasi berasal dari berbagai fakultas.
Mereka adalah:
* Mhd Ilham Armi (Fakultas Syariah)
* Andri Ashadi (Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama)
* Dwi Wahyuni (Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama)
* Ifkar Rasyid (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan)
* Abdullah Khusairi (Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi)
Masing-masing akan mempresentasikan karya ilmiah mereka di forum bergengsi tersebut.
AICIS+ sendiri merupakan forum akademik yang telah berjalan selama 24 tahun.
Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Islam, Ecotheology, and Technological Transformation: Multidisciplinary Innovations for an Equitable and Sustainable Future”.
Ajang ini akan mempertemukan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi terkemuka, baik dari Indonesia maupun mancanegara.
Mhd. Ilham Armi akan mempresentasikan karya ilmiah berjudul “The Narrative Construction of Adat-Islam Conflict in Minangkabau: A Decolonial Critique of Epistemological Bias in Indonesianist Scholarship”.
Andri Ashadi akan menyampaikan artikel berjudul “Islam Antara” and Religious Decentralization of Muslim Minorities in the Nias Islands.
Dwi Wahyuni akan mempresentasikan “Decolonizing Conservation: An Inter-Epistemic Dialogue between the Spiritual Ecology of the Indigenous Mentawai Communities and Islamic Environmental Ethics”.
Ifkar Rasyid akan membawakan artikel “Paperless Generation: Integrating Ecotheology, Bilingual Education, and the Love-Based Curriculum in Madrasahs”.
Abdullah Khusairi akan tampil dalam sesi panel “Religion, Digital Media, and Political Contestation in Contemporary Indonesia” dengan artikel “Contestation of Adat and Religious in Elections: Polarization of Political Strategies in West Sumatra”.
Sesi panel yang akan diikuti Abdullah Khusairi merupakan undangan khusus berdasarkan rekomendasi dari jurnal Studia Islamika PPIM UIN Syarif Hidayatullah.
Tercatat, ada 2.434 judul dan abstrak yang diajukan oleh calon peserta AICIS+ 2025.
Panitia kemudian menetapkan 237 peserta, terdiri dari 97 peserta invited panel dan 140 peserta open panel, sesuai dengan SK Dirjen Pendis Kemenag RI. Antusiasme terhadap acara ini terus meningkat setiap tahunnya.





















