Padang – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendorong agar silek (silat Minangkabau) menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah-sekolah. Hal ini disampaikan saat membuka Expo Pendidikan di SD Negeri 13 Batu Gadang, Selasa (4/11/2025).
Maigus Nasir mengapresiasi inisiatif SD Negeri 13 Batu Gadang yang menampilkan program unggulan dalam expo tersebut. Ia menilai program ini sejalan dengan visi pembangunan kota yang berlandaskan agama dan budaya.
“Ini kegiatan luar biasa,” kata Maigus Nasir.
Ia menekankan pentingnya pelestarian silek sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, silek dapat membentuk anak-anak yang cerdas, berakhlak, kuat fisiknya, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Expo Pendidikan yang berlangsung hingga 8 November 2025 ini dimeriahkan dengan turnamen silek yang diikuti 67 pesilat dari 20 SD se-Kecamatan Lubuk Kilangan. Turnamen ini berlangsung selama dua hari.
Kepala SDN 13 Batu Gadang, Iswardi, menjelaskan bahwa sekolahnya memiliki program unggulan bernama ‘Sekolah Para Pujangga’. Program ini mewajibkan guru untuk menerbitkan buku ber-ISBN dan siswa menulis buku antologi per kelas.
Selain itu, sekolah juga memiliki Program Sehati (‘Setor Hafalan Tiap Pagi’) yang berisi setoran hafalan Al-Qur’an dan hafalan umum.
Sebagai bentuk apresiasi, Wakil Wali Kota Padang menyerahkan sepeda kepada murid yang berprestasi dalam menghafal Al-Qur’an.
Acara pembukaan Expo Pendidikan ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Padang, Surya Jufri, dan Camat Lubuk Kilangan, Nurul Widsya Siska Usman.





















