Padang – Hujan deras yang mengguyur Sumatera Barat beberapa hari terakhir disebabkan oleh Bibit Siklon Tropis 95B di Malaysia. BMKG mengonfirmasi, siklon ini memicu pertumbuhan awan hujan secara masif di sepanjang pesisir Sumbar.
Akibatnya, banjir melanda sejumlah wilayah. BNPB mencatat, ribuan rumah terendam dan ratusan warga mengungsi.
Di Padang Pariaman, 3.076 rumah terendam banjir akibat meluapnya sungai. Sebanyak 258 warga terpaksa mengungsi.
“Curah hujan tinggi memicu meluapnya sungai-sungai di Padang Pariaman,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
Selain rumah, banjir juga merusak fasilitas penting seperti jembatan, bendungan, irigasi, dan akses jalan. Lahan pertanian dan sekolah juga terdampak.
Kondisi serupa terjadi di Agam. Pendangkalan sungai memperparah banjir yang merendam permukiman. Puluhan rumah dan sawah terdampak, serta akses air bersih terputus.
BNPB mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah untuk waspada terhadap ancaman hidrometeorologi basah. Warga diimbau segera evakuasi jika hujan deras berlangsung lebih dari satu jam.
BMKG dan BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada dan mematuhi arahan pihak berwenang.




















