Padang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang bergerak cepat mengatasi krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah. Musim kemarau panjang menjadi penyebab utama masalah ini.
Hingga saat ini, BAZNAS telah mendistribusikan 520.000 liter air bersih. Bantuan ini menyasar warga yang terdampak kekeringan.
Fokus penyaluran bantuan berada di Kecamatan Pauh dan Kuranji. Di wilayah ini, sumber air sumur warga mulai mengering.
Ketua BAZNAS Kota Padang, H. Yuspardi mengatakan pendistribusian air bersih dilakukan berkala menggunakan mobil tangki, Rabu (28/1/2026).
Langkah ini merupakan wujud kepedulian kemanusiaan. Sekaligus menjalankan amanah dana infak dan sedekah dari para Muzakki ASN Kota Padang dan perusahaan.
Beberapa perusahaan yang mempercayakan dana melalui BAZNAS antara lain Serikat Pekerja BNI, Adira Finance, Rumah BUMN, dan PT Hacel.
BAZNAS Kota Padang berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang dan pihak terkait. Tujuannya memastikan bantuan tepat sasaran dan merata.
Warga menyambut antusias kehadiran mobil tangki air. Banyak dari mereka yang harus menempuh jarak jauh atau membeli air galon untuk kebutuhan sehari-hari.
“BAZNAS berkomitmen terus memantau situasi cuaca dan kebutuhan lapangan,” ujar Yuspardi.
Jika kekeringan berlanjut, jumlah distribusi air bersih diprediksi akan terus bertambah. Hal ini disesuaikan dengan permintaan dan ketersediaan armada.




















