Mukhni, Anak Kampung Mengajar di Malaysia, Berbagi Ilmu

persen

kisah-mukhni,-orang-tanjung-barulak-yang-menjadi-dosen-dan-guru-mengaji-di-malaysia
Kisah Mukhni, Orang Tanjung Barulak yang Menjadi Dosen dan Guru Mengaji di Malaysia

Rawang – Mukhni, seorang anak kampung dari Tanah Datar, Sumatera Barat, kini menjadi dosen dan guru mengaji di Malaysia. Kisah hidupnya penuh liku, dimulai dari merantau ke Arab Saudi pada usia 14 tahun.

Pria kelahiran Tanjung Barulak, Batipuh, ini mengenang masa kecilnya yang sederhana. Setelah lulus dari Thawalib Padang Panjang, ia mendapat kesempatan langka untuk belajar ke Timur Tengah.

“Karena juara terus, Buya bilang: ambil saja ujian kelas empat. Kalau lulus, bisa berangkat ke Arab,” kenangnya, Sabtu (7/3/2026).

Keinginan Mukhni ke Arab Saudi tak lepas dari peran ayah tuanya, Amin Saidi, yang bekerja sebagai penjahit di Riyadh. Amin Saidi rutin mengirim uang untuk keluarga di kampung.

Bahkan, Amin Saidi adalah kakek dari pengusaha sukses Indonesia, Nurhayati Subakat (pendiri PT Paragon Technology and Innovation). Mukhni dan Nurhayati memiliki hubungan kekerabatan dari kakek Saidi.

Pada tahun 1971, Mukhni akhirnya merantau ke Riyadh dengan bekal bahasa yang pas-pasan.

“Kita asal kampung. Bahasa Inggris tidak pandai, bahasa Arab pun baru bahasa buku. Tapi berani saja naik pesawat,” ujarnya.

Di Riyadh, ia bekerja sebagai tukang jahit sambil melanjutkan pendidikan. Berkat rekomendasi pelanggan, Mukhni diterima kuliah di Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh.

Setelah lulus, Mukhni mengajar di Singapura sebelum akhirnya menjadi dosen di International Islamic University Malaysia (IIUM) pada tahun 1985.

Kini, setelah puluhan tahun di perantauan, Mukhni menetap di Malaysia bersama keluarganya. Meski sudah pensiun, ia tetap aktif mengajar Al-Qur’an dan bahasa Arab.

Mukhni juga aktif dalam misi kemanusiaan, termasuk membantu korban banjir bandang (galodo) di Sumatra Barat.

“Ilmu yang didapat dari perjalanan panjang hidupnya adalah amanah yang harus terus dibagikan,” pungkasnya.

Rekomendasi