Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat sepanjang periode perdagangan 20 hingga 24 April 2026. Indeks ditutup melemah sebesar 6,61% ke level 7.129,490, merosot tajam dari posisi pekan sebelumnya di angka 7.643,004.
Koreksi tajam ini dipicu oleh dinamika ekonomi global yang menekan pasar modal dalam negeri. Selain pelemahan indeks, aksi jual oleh investor asing juga tercatat sangat masif dengan nilai net sell mencapai Rp42,809 triliun selama sepekan.
Dalam periode yang sama, sebanyak 10 saham mencatatkan kinerja terburuk atau masuk dalam jajaran top losers di Bursa Efek Indonesia. Saham PT Dian Swastika Sentosa Tbk. (DSSA) memimpin daftar pelemahan dengan anjlok 37,85% ke level Rp2.020.
Menyusul di posisi kedua, saham PT Ifishdeco Tbk. (IFSH) terkoreksi 32,79% ke level Rp2.050, diikuti oleh saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) milik Prajogo Pangestu yang melemah 30,26% ke level Rp4.620.
Berikut daftar lengkap 10 saham top losers periode 20-24 April 2026:
1. DSSA: -37,85% ke Rp2.020
2. IFSH: -32,79% ke Rp2.050
3. BREN: -30,26% ke Rp4.620
4. RISE: -28,36% ke Rp1.705
5. COIN: -19,57% ke Rp1.130
6. MLPT: -18,97% ke Rp23.500
7. PSKT: -18,88% ke Rp232
8. GMTD: -18,11% ke Rp1.560
9. FILM: -17,95% ke Rp2.240
10. SOTS: -17,93% ke Rp1.030
Investor dihimbau untuk tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan. Artikel ini tidak bertujuan sebagai ajakan membeli atau menjual saham tertentu, dan seluruh keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pihak.





















