Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 5,8 juta tabung untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat selama periode libur panjang. Penambahan stok ini didistribusikan secara bertahap ke seluruh wilayah Indonesia guna menjaga ketahanan energi nasional.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa kebijakan penambahan fakultatif tersebut diambil dengan mempertimbangkan tren kebutuhan masyarakat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi sekaligus menjamin ketersediaan LPG bersubsidi bagi masyarakat yang membutuhkan di saat libur panjang.
Pertamina terus memantau kebutuhan di lapangan agar distribusi tetap berjalan optimal. Pihaknya juga menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, agen, serta pangkalan LPG di berbagai wilayah untuk memastikan penambahan stok tersalurkan dengan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Roberth mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam membeli LPG 3 kg sesuai dengan kebutuhan. Ia mengingatkan bahwa LPG bersubsidi dikhususkan bagi masyarakat kurang mampu, pelaku usaha mikro, nelayan sasaran, dan petani sasaran.
Bagi masyarakat yang tergolong mampu, Pertamina mengajak untuk beralih menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas. Hal ini diharapkan mampu menjaga agar subsidi energi dari pemerintah tetap tepat sasaran kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.
Jika masyarakat mengalami kendala atau membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan dan ketersediaan produk, Pertamina menyediakan akses melalui Pertamina Contact Center 135.





















