Jakarta – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) resmi melebarkan sayap bisnisnya ke Bangladesh melalui kesepakatan pengembangan sektor energi terbarukan. Langkah strategis ini diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Copenhagen Urban Solar Parks BD Ltd (CUSP) pada awal pekan ini.
Fokus utama kemitraan ini mencakup pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (solar PV) serta peluang kolaborasi dalam operasional dan pemeliharaan (O&M) fasilitas energi bersih. Kedua perusahaan berkomitmen untuk mengeksplorasi potensi investasi yang selaras dengan upaya percepatan transisi energi di kawasan tersebut.
Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar internasional. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya mendukung pemenuhan energi bersih di Bangladesh, tetapi juga menjadi momentum bagi pengembangan bisnis energi terbarukan Indonesia.
Dalam lingkup kerja sama, kedua belah pihak akan segera melakukan studi kelayakan menyeluruh yang meliputi aspek teknis, pasar, komersial, hukum, hingga analisis risiko proyek. Kerja sama ini juga mencakup pertukaran pengetahuan dan penerapan teknologi energi terbarukan antara Pertamina NRE dan CUSP.
Langkah ekspansi ke Bangladesh ini dinilai sebagai bukti kepercayaan pasar internasional terhadap rekam jejak Pertamina NRE. Pengalaman perusahaan dalam mengelola proyek energi surya berskala besar menjadi modal utama dalam menjajaki pasar di luar negeri.
Pertamina NRE sendiri memiliki portofolio yang kuat di tingkat regional, dengan kapasitas instalasi terpasang mencapai lebih dari 1 GWp di Filipina. Perusahaan menargetkan peningkatan kapasitas hingga 2,6 GWp di Filipina pada akhir tahun ini, yang menjadi landasan kuat untuk mereplikasi kesuksesan serupa di Bangladesh.
Sementara itu, Chairman CUSP, Ziaur Rahman, menyambut positif kemitraan ini. Ia menilai sinergi dengan Pertamina NRE akan menghadirkan solusi energi bersih yang inovatif dan efisien, sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan berkelanjutan di Bangladesh.




















