IHSG Terperosok 2,76 Persen, Saham BRPT hingga MEDC Memimpin Pelemahan

persen

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan pada perdagangan sesi pertama, Kamis (21/5/2026). Meski sempat dibuka di zona hijau, indeks akhirnya merosot 2,76% ke level 6.144,35.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa tekanan terjadi secara merata di seluruh sektor. Sektor barang baku mencatatkan penurunan paling dalam yakni 6,49%, diikuti oleh sektor energi sebesar 5,02%, dan transportasi sebesar 4,69%.

Selain itu, sektor barang konsumer non-primer menyusut 4,11%, perindustrian turun 4,02%, serta infrastruktur melemah 3,8%. Sektor lain yang turut menjadi pemberat indeks adalah properti dan real estate yang terkoreksi 2,35%, kesehatan 1,29%, keuangan 1,10%, barang konsumer primer 1,07%, dan teknologi 0,93%.

Aktivitas perdagangan mencatatkan volume sebesar 19,91 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 9,78 triliun. Secara keseluruhan, sebanyak 601 saham mengalami penurunan, sementara 118 saham menguat dan 94 saham stagnan.

Berikut adalah jajaran saham yang masuk dalam daftar top losers di indeks LQ45:
1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 12,50% ke level Rp 1.505.
2. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 9,32% ke level Rp 535.
3. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) terkoreksi 9,03% ke level Rp 1.410.

Sementara itu, saham yang menempati posisi top gainers di indeks LQ45 adalah:
1. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 1,52% ke level Rp 2.680.
2. PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) menguat 1,20% ke level Rp 4.220.
3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 1,11% ke level Rp 1.820.

Rekomendasi