Tasya Kamila Ungkap Metode Efektif Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Anak

persen

Jakarta – English 1 resmi meluncurkan kurikulum terbaru bertajuk High Flyers 4.0 sebagai upaya merombak metode pembelajaran bahasa Inggris bagi anak-anak di Indonesia. Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan kemampuan praktis agar fasih berkomunikasi dalam situasi nyata, mulai dari interaksi sosial hingga kebutuhan mendesak.

President Director English 1, Matthew Kenley, menegaskan bahwa pembaruan ini bukan sekadar revisi buku teks, melainkan langkah strategis untuk menjembatani teori dengan praktik. “Kami meredefinisi secara menyeluruh bagaimana anak-anak Indonesia belajar bahasa Inggris. Kami percaya bahwa pendidikan berkualitas harus mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan kemampuan praktis,” ujar Matthew.

Kurikulum ini mengadopsi standar internasional Common European Framework of Reference (CEFR) dan ujian Cambridge English: Young Learners (YLE). Dengan target capaian yang terukur, setiap murid dipersiapkan untuk memiliki kompetensi bahasa Inggris yang diakui secara global.

Academic Operations Manager English 1, Kurniasari Anindita, menambahkan bahwa fokus utama kurikulum ini adalah kesiapan anak berbicara di dunia nyata. “Kami membangun High Flyers 4.0 dengan satu pertanyaan sederhana: apakah anak-anak ini benar-benar siap berbicara bahasa Inggris di dunia nyata? Kami ingin jawabannya selalu ‘ya’,” jelas Kurniasari.

Efektivitas metode ini dirasakan langsung oleh Tasya Kamila pada putranya, Arrasya Wardhana Bachtiar. Tasya mengungkapkan bahwa pendekatan interaktif melalui role playing dan aktivitas visual membuat anaknya lebih percaya diri. Bahkan, nilai bahasa Inggris Arrasya di sekolah meningkat pesat dari C menjadi A.

“Metodenya fun banget karena anak didorong aktif berinteraksi. Jadinya kayak bermain, tapi makin jago ngomong bahasa Inggris,” tutur Tasya. Ia juga menyoroti materi narrative reading yang dinilai mampu mengasah kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah pada sang anak.

Untuk mendukung ekosistem belajar yang terintegrasi, English 1 turut meluncurkan aplikasi High Flyers. Platform digital ini memungkinkan guru, murid, dan orang tua terhubung secara real-time untuk memantau perkembangan belajar anak.

Ke depan, English 1 menargetkan perluasan jangkauan kurikulum ini ke seluruh pusat pembelajaran di kota-kota besar Indonesia sepanjang tahun 2026. Marketing Director English 1, Rhea Danaparamita, menyatakan komitmennya untuk memastikan setiap orang tua dapat merasakan dampak positif dari inovasi pendidikan ini bagi perkembangan buah hati mereka.

Rekomendasi