Serangan Ukraina Putus Jalur Pasokan BBM di Krimea

persen

rusia-krisis-bbm,-stok-bensin-spbu-krimea-kosong-usai-digempur-ukraina
Rusia Krisis BBM, Stok Bensin SPBU Krimea Kosong Usai Digempur Ukraina

Jakarta – Serangan intensif drone Ukraina terhadap jalur logistik Rusia memicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang parah di Semenanjung Krimea. Kondisi ini memaksa otoritas setempat menerapkan sistem pembatasan distribusi BBM dan bahan pangan bagi warga.

Kelangkaan ini terjadi akibat terputusnya rute pasokan utama, baik melalui jalur laut maupun darat. Terminal minyak di Feodosia yang biasanya menjadi pintu masuk BBM melalui kapal tongkang, kini tidak lagi beroperasi setelah diserang Ukraina pada April lalu.

“Rencana distribusi BBM tertunda karena truk tidak dapat mengantarkan bahan bakar ke kota tersebut imbas serangan Ukraina baru-baru ini terhadap rute pasokan,” ujar Gubernur Sevastopol, Mikhail Razvozhaev.

Di lapangan, dampak krisis ini terlihat jelas dengan kosongnya stok di sebagian besar SPBU. Di Kota Yevpatoriya, warga bahkan harus mengantre panjang di satu-satunya SPBU yang masih memiliki persediaan.

Selain Krimea, krisis serupa juga mulai terdeteksi di beberapa wilayah Siberia. Meski pemerintah Rusia mengklaim situasi di wilayah lain masih terkendali, gangguan distribusi di jalur-jalur strategis akibat serangan drone terus meluas.

Menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Rusia mulai mengambil langkah mitigasi. Wakil Perdana Menteri Alexander Novak telah menginstruksikan pembentukan sistem peramalan pasar bahan bakar untuk memetakan titik kemacetan distribusi.

“Alexander Novak mengeluarkan instruksi untuk pembuatan model peramalan perkembangan situasi pasar bahan bakar di tingkat regional, dengan rincian terperinci dari semua parameter yang mungkin,” demikian pernyataan resmi pemerintah.

Di sisi lain, militer Ukraina terus menekan jalur logistik Rusia. Komandan Ukraina, Dmytro Filatov, mengonfirmasi bahwa pasukannya telah melumpuhkan Jembatan Chonhar yang menjadi rute vital antara Krimea dan Kherson.

Serangan tersebut tidak hanya merusak infrastruktur jembatan, tetapi juga menghancurkan konvoi truk yang membawa amunisi dan bahan bakar. Selain itu, serangan drone Ukraina juga dilaporkan sempat memicu kebakaran di kilang minyak Afipsky di wilayah selatan Rusia.

Rekomendasi