Jakarta – Amerika Serikat mulai melonggarkan cengkeraman sanksi ekonomi terhadap Iran sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan damai permanen. Langkah konkret ini ditandai dengan pemberian izin bagi Teheran untuk kembali mengekspor minyak mentah dan produk turunannya ke pasar global hingga 21 Agustus 2026.
Kebijakan yang diterbitkan Kementerian Keuangan AS pada Senin (22/6) ini menjadi titik balik signifikan dalam hubungan kedua negara. Selain mengizinkan penjualan minyak, Washington juga memberikan pengecualian bagi layanan pendukung ekspor, termasuk transaksi perbankan, asuransi, hingga transportasi yang kini diperbolehkan menggunakan mata uang dolar AS.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan buah dari kemajuan perundingan yang tengah berlangsung di Swiss.
“Dalam kerangka kesepakatan ini, Kementerian Keuangan menerbitkan lisensi umum sementara selama 60 hari yang mengizinkan produksi, pengiriman, dan penjualan minyak Iran,” ujar Bessent melalui media sosial X.
Sebagai kompensasi atas pelonggaran sanksi tersebut, Iran berkomitmen untuk menjamin keamanan lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Selain itu, Teheran juga sepakat membuka akses bagi inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk mengawasi program nuklir mereka secara lebih transparan.
Langkah ini diharapkan mampu menstabilkan harga minyak dunia yang sempat melonjak akibat ketegangan di Selat Hormuz. Sejak kesepakatan sementara ini tercapai, harga minyak global dilaporkan telah kembali ke level terendah sejak sebelum konflik pecah pada akhir Februari lalu.
Meski pintu ekspor telah dibuka, AS menegaskan bahwa lisensi tersebut tidak berlaku bagi negara-negara yang masih berada dalam daftar sanksi Washington, seperti Korea Utara, Kuba, dan Crimea.
Sebelumnya, Iran sempat terisolasi dari pasar energi internasional akibat sanksi ketat yang diberlakukan sejak 2018. Selama masa isolasi tersebut, kilang-kilang independen di China menjadi pembeli utama minyak Iran karena harga yang ditawarkan jauh lebih kompetitif dibandingkan produsen lain.






















