Jakarta – PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) menjadwalkan dimulainya pembangunan fisik atau groundbreaking untuk sejumlah proyek strategis pada tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengakselerasi pertumbuhan kinerja bisnis properti dan perhotelan dalam jangka panjang.
Direktur Utama DMS Propertindo, Mohamad Prapanca, menyatakan bahwa perusahaan akan menitikberatkan pada penguatan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis guna memastikan seluruh rencana pengembangan berjalan sesuai jadwal. Sinergi ini dipandang krusial untuk menjaga efisiensi dan ketepatan implementasi di lapangan.
Dalam paparan publik yang berlangsung Jumat (26/6/2026), Mohamad menjelaskan bahwa masa pengembangan setiap proyek akan disesuaikan dengan skala dan karakteristik masing-masing. Saat ini, portofolio proyek yang dikelola perusahaan meliputi Kemayoran Indah Golf Jakarta, Urbanova Surabaya, Rest Area Cimanggis–Cibitung, Accola Sport Center BSD, serta kawasan hunian Padjajaran City di Bandung.
Sebagai pendukung ekspansi tersebut, perusahaan telah menyiapkan cadangan lahan atau landbank seluas 96 hektare hingga akhir 2025. Lahan tersebut diproyeksikan menjadi fondasi bagi pengembangan bisnis properti dan aset perhotelan di masa depan. Selain fokus pada proyek baru, KOTA berkomitmen mengoptimalkan kinerja aset perhotelan yang sudah beroperasi untuk meningkatkan pendapatan berulang (recurring income) serta menjaga struktur pendanaan tetap sehat di tengah aktivitas ekspansi.
Perusahaan menargetkan keseimbangan antara laju ekspansi usaha dengan pengelolaan arus kas yang ketat. Upaya ini bertujuan agar pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara berkelanjutan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan perusahaan.
Dari sisi kinerja keuangan, KOTA mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2025 dengan total pendapatan mencapai Rp 122,58 miliar. Angka tersebut mencerminkan lonjakan sebesar 317,27 persen dibandingkan realisasi pendapatan pada tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 29,3 miliar.
Kontribusi utama pendapatan sepanjang tahun lalu didominasi oleh segmen properti yang menyumbang sebesar Rp 80 miliar. Sementara itu, segmen bisnis perhotelan memberikan kontribusi pendapatan sebesar Rp 42,58 miliar.
Manajemen KOTA optimis bahwa prospek bisnis properti pada tahun mendatang masih berada dalam tren positif. Dengan dukungan cadangan lahan yang memadai serta kemitraan yang strategis, perusahaan menargetkan penguatan posisi pasar melalui realisasi proyek-proyek yang telah dipersiapkan sejak dini. Fokus perusahaan saat ini adalah memastikan setiap tahapan konstruksi dapat menopang arus pendapatan yang lebih solid di tahun-tahun mendatang, sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di sektor properti nasional yang terus berkembang.





















