Jakarta – Transformasi besar yang dilakukan Kia sejak 2021 bukan sekadar pergantian identitas visual, melainkan langkah strategis perusahaan untuk beralih dari produsen otomotif konvensional menjadi penyedia solusi mobilitas berkelanjutan.
Logo baru yang diusung menjadi manifestasi nyata dari visi tersebut.
President and CEO Kia Corporation, Ho Sung Song, menegaskan bahwa logo tersebut merupakan simbol perubahan dan inovasi perusahaan di tengah cepatnya transformasi industri otomotif.
Ia menyatakan bahwa Kia secara proaktif terus beradaptasi untuk menginspirasi pelanggan seiring dengan berkembangnya kebutuhan mobilitas mereka.
Desain logo modern ini menyimpan tiga filosofi mendalam yang menjadi fondasi operasional perusahaan. Pertama adalah Symmetry, yang melambangkan konsistensi dan kepercayaan dalam menjaga kepuasan pelanggan melalui kualitas produk yang dapat diandalkan.
Kedua, Rhythm, yang digambarkan melalui garis berkesinambungan.
Elemen ini mencerminkan semangat Kia untuk terus bergerak dinamis dan beradaptasi dengan perubahan kebutuhan masyarakat.
Terakhir, Rising, yang diwujudkan melalui garis diagonal ke atas.
Filosofi ini merepresentasikan ambisi Kia untuk terus berinovasi dan tumbuh, sejalan dengan makna “Ki” yang berarti bangkit.
Seluruh filosofi tersebut terangkum dalam slogan global “Movement that inspires”.
Kia meyakini bahwa pergerakan bukan hanya soal perpindahan fisik, melainkan upaya untuk membuka kemungkinan baru dan memberikan pengalaman bermakna bagi kehidupan sehari-hari.
Kini, identitas visual tersebut telah diterapkan secara konsisten di seluruh lini produk dan layanan Kia.
Langkah ini menjadi pengingat bahwa setiap inovasi yang dihadirkan perusahaan selalu menempatkan manusia sebagai pusat dari setiap langkah pengembangan mobilitas masa depan.






















