Jakarta – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp667,28 miliar bagi para pemegang saham.
Keputusan tersebut diambil menyusul perolehan laba bersih perusahaan sepanjang Tahun Buku 2025 yang tercatat mencapai Rp2,66 triliun.
Setiap pemegang saham akan menerima dividen dengan nilai setara Rp36 per lembar saham.
Berdasarkan data perdagangan pada Jumat, [26/6/2026], harga penutupan saham CTRA berada di level Rp565 per lembar.
Dengan nilai tersebut, tingkat imbal hasil atau dividend yield yang ditawarkan perusahaan mencapai angka 6,37 persen.
Langkah korporasi ini menjadi sorotan di tengah tekanan pasar yang dialami emiten properti tersebut sepanjang tahun berjalan.
Data mencatat bahwa harga saham CTRA telah mengalami koreksi cukup dalam sebesar 31,52 persen secara year to date dibandingkan posisi awal tahun 2026.
Keputusan pembagian dividen ini telah mendapatkan persetujuan resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Jumat, [26/6/2026].
Sekretaris Perusahaan CTRA, Aditya Ciputra Sastrawinata, menyatakan bahwa perusahaan tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara pemberian nilai tambah bagi investor dan kebutuhan modal untuk pengembangan bisnis.
Menurutnya, sebagian besar dari laba bersih tahun lalu akan dialokasikan kembali ke dalam kas perusahaan guna memperkuat pertumbuhan jangka panjang.
“Sebesar Rp1,99 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan yang akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha perseroan,” ujar Aditya dalam keterangan pers di Jakarta.
Selain mengalokasikan laba ditahan, perusahaan juga telah memutuskan untuk menyisihkan dana cadangan sebesar Rp1 miliar.
Strategi ini menunjukkan pendekatan manajemen yang konservatif namun tetap ekspansif di tengah dinamika industri properti nasional.
Para investor yang berminat untuk mendapatkan hak atas dividen tunai tersebut harus memperhatikan jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak perseroan.
Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan jatuh pada 6 Juli 2026.
Sementara itu, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi akan dilaksanakan pada 7 Juli 2026.
Pihak perusahaan menetapkan recording date untuk pendataan pemegang saham yang berhak menerima dividen pada 8 Juli 2026.
Untuk pasar tunai, cum dividen dijadwalkan pada 8 Juli 2026 dan ex dividen pada 9 Juli 2026.
Seluruh pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham yang berhak dijadwalkan akan dilakukan pada 24 Juli 2026.
Investor diimbau untuk memastikan kepemilikan saham tercatat di daftar pemegang saham perusahaan selambat-lambatnya pada tanggal pencatatan atau recording date.
Pembagian dividen ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi para pemegang saham di tengah fluktuasi harga saham yang terjadi sejak awal tahun.
























