Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan perdagangan dengan catatan positif di zona hijau pada Jumat (10/7/2026).
Penguatan ini menjadi sinyal keberlanjutan tren kenaikan yang telah terbentuk sejak satu hari sebelumnya.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diolah melalui RTI mencatat indeks menguat sebesar 0,20 persen atau setara 11,91 poin.
Posisi indeks ditutup pada level 5.924,26.
Secara akumulatif dalam kurun waktu sepekan, IHSG berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 0,83 persen.
Sepanjang sesi perdagangan hari Jumat, pergerakan indeks terpantau berada pada rentang terendah 5.887 hingga level tertinggi di angka 5.949.
Aktivitas pasar modal domestik terbilang cukup ramai dengan total volume perdagangan mencapai 18,51 miliar saham.
Nilai transaksi yang dibukukan oleh para pelaku pasar di bursa mencapai angka Rp 8,85 triliun.
Sentimen positif mendominasi pasar dengan tercatat sebanyak 364 saham mengalami penguatan.
Angka tersebut menjadi pendorong utama atau penopang IHSG agar tetap berada di jalur hijau.
Sementara itu, sebanyak 241 saham terpantau mengalami koreksi atau melemah.
Sebanyak 185 saham lainnya tercatat stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.
Di balik tren penguatan indeks, arus modal keluar oleh investor asing masih terus berlanjut.
Para pemodal asing melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 421,51 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Jumat.
Tren negatif ini bahkan menembus angka akumulasi yang lebih besar selama satu pekan terakhir.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, total net sell asing selama sepekan menembus angka Rp 1,31 triliun di seluruh pasar.
Aksi lepas saham oleh investor asing terlihat cukup masif pada beberapa emiten berkapitalisasi besar.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) memuncaki daftar saham dengan net sell terbesar selama sepekan, yakni mencapai Rp 801,25 miliar.
Posisi kedua ditempati oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan nilai jual bersih sebesar Rp 472,24 miliar.
Selanjutnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyusul dengan catatan net sell Rp 97,93 miliar.
PT Astra International Tbk (ASII) juga mencatatkan angka jual bersih sebesar Rp 86,31 miliar.
Di urutan kelima, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatat net sell senilai Rp 85,84 miliar.
Saham PT Indosat Tbk (ISAT) turut dilepas asing dengan nilai Rp 82,4 miliar.
Kemudian, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatatkan net sell sebesar Rp 69,85 miliar.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berada di posisi kedelapan dengan nilai jual Rp 67,09 miliar.
Daftar tersebut dilengkapi oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp 58,51 miliar.
Terakhir, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencatatkan net sell asing sebesar Rp 53,91 miliar sepanjang pekan ini.
Kondisi ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara pergerakan indeks yang menguat dengan perilaku investor asing yang cenderung melakukan aksi ambil untung atau rebalancing portofolio.
Para analis kini menyoroti potensi pergerakan pasar untuk menembus kembali level psikologis 6.000 pada pekan depan.























