Shanghai – Pemerintah Indonesia kini memposisikan diri sebagai pemain kunci dalam tata kelola kecerdasan buatan (AI) dunia melalui keterlibatan aktif dalam World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO).
Langkah strategis ini dibarengi dengan percepatan penyusunan regulasi domestik yang mencakup peta jalan pengembangan AI hingga aturan etika penggunaan teknologi tersebut.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, mengungkapkan bahwa seluruh draf regulasi tersebut telah memasuki tahap finalisasi.
“Ini sejalan dengan apa yang sedang disusun Peraturan Presiden tentang peta jalan Artificial Intelligence di tahun 2026 dan 2029 dalam waktu dekat yang akan disahkan,” ujar Angga dalam konferensi pers virtual dari Shanghai, Jumat (17/7).
Pemerintah menargetkan aturan ini mampu menjadi landasan kuat agar Indonesia tidak sekadar menjadi konsumen teknologi global.
Angga menambahkan bahwa pihaknya juga sedang merampungkan Peraturan Presiden terkait etika AI untuk memastikan pengembangan teknologi tetap berorientasi pada kemanusiaan.
“Kemudian juga Peraturan Presiden tentang etika Artificial Intelligence itu sendiri, yang sekarang sedang dalam pembahasan, dalam tahap akhir,” tuturnya.
Keikutsertaan Indonesia sebagai negara pendiri WAICO diharapkan dapat memberikan pengaruh dalam penyusunan standar AI internasional.
Angga menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk tidak menjadi penonton dalam dinamika teknologi global.
“Yang jelas kita ambil manfaatnya bahwa Indonesia bukan hanya sebagai penonton, kita berperan aktif di sini,” tegasnya.
Selain aspek ekonomi, pemerintah juga memprioritaskan pemanfaatan AI untuk sektor krusial seperti pendidikan dan pelayanan kesehatan.
“Bagaimana penekanan kemanusiaan, etika dikedepankan, bagaimana potensi ekonomi, kemudian untuk edukasi, kemudian untuk pelayanan kesehatan,” pungkas Angga.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa status sebagai founding member WAICO memberi peluang bagi Indonesia untuk memastikan pengembangan AI yang inklusif, aman, dan tepercaya.






















