MSCI Resmi Rombak Aturan Saham dengan Kenaikan Ekstrem Agustus 2026

persen

MSCI Resmi Rombak Aturan Saham dengan Kenaikan Ekstrem Agustus 2026

Jakarta – Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi melakukan perombakan metodologi penyaringan terhadap sekuritas yang mencatatkan kenaikan harga ekstrem atau Extreme Price Increase (EPI).

Pembaruan aturan ini akan mulai diimplementasikan pada agenda Tinjauan Indeks atau Index Review yang dijadwalkan pada Agustus 2026.

Langkah ini diambil berdasarkan pengumuman resmi MSCI tertanggal 6 Juli 2026 mengenai perlakuan khusus terhadap saham-saham yang masuk dalam kategori EPI.

Pihak MSCI menjelaskan detail teknis terkait pengecualian bagi sekuritas tertentu dalam pengumuman yang dirilis pada Sabtu (18/7/2026).

“Secara khusus, sekuritas yang ditandai sebagai EPI dengan Foreign Inclusion Factor (FIF) sebesar 0,75 atau lebih akan dikecualikan dari penyaringan EPI dan tetap memenuhi syarat untuk ditambahkan ke Standard Index, sepanjang memenuhi seluruh persyaratan lain untuk masuk ke dalam indeks,” tulis Pengumuman resmi MSCI.

Kebijakan ini memberikan pengecualian bagi saham dengan likuiditas asing yang tinggi agar tetap memiliki peluang masuk ke indeks utama.

Namun, perlakuan berbeda akan diberikan kepada sekuritas yang mengalami EPI dengan tingkat FIF di bawah 0,75.

Sekuritas jenis ini tidak akan langsung ditambahkan ke dalam Standard Index meskipun telah memenuhi kriteria dasar lainnya.

Saham tersebut akan tetap dipertahankan dalam market investable universe guna keperluan evaluasi pada periode Tinjauan Indeks berikutnya.

MSCI juga memberikan panduan spesifik bagi konstituen yang saat ini sudah berada dalam daftar MSCI Small Cap Indexes namun mengalami kenaikan harga ekstrem.

Penilaian dilakukan dengan membandingkan kapitalisasi pasar saham dengan batas ukuran segmen pasar atau Market Size-Segment Cutoffs untuk Standard Index.

Saham dengan kapitalisasi pasar penuh di bawah 1,8 kali batas ukuran segmen pasar Standard Index akan tetap dipertahankan dalam indeks Small Cap.

Hal yang sama berlaku bagi saham dengan kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan free float di bawah 1,8 kali setengah batas ukuran segmen pasar Standard Index.

Di sisi lain, terdapat perlakuan lebih ketat bagi saham yang melampaui ambang batas tersebut.

Sekuritas dengan kapitalisasi pasar penuh yang sama dengan atau lebih besar dari 1,8 kali batas ukuran segmen pasar Standard Index tidak akan ditambahkan ke Standard Index.

Selain itu, saham tersebut akan dikeluarkan dari Small Cap Index namun tetap berada dalam market investable universe.

Langkah ini bertujuan agar saham tersebut dapat dievaluasi kembali kelayakannya untuk masuk ke Standard Index pada peninjauan mendatang.

Pihak MSCI menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat dinamis dan akan terus dipantau.

“Pengumuman lebih lanjut dapat disampaikan apabila diperlukan,” tulis Pernyataan resmi MSCI dalam dokumen tersebut.

Perubahan metodologi ini menjadi perhatian pelaku pasar global, terutama bagi investor yang menempatkan dana berdasarkan bobot indeks MSCI.

Penyesuaian ini diharapkan dapat menciptakan mekanisme penyaringan yang lebih akurat terhadap volatilitas harga yang tidak wajar.

Dengan adanya kejelasan aturan ini, para manajer investasi diharapkan dapat memitigasi risiko dari pergerakan harga saham yang ekstrem sebelum periode tinjauan tiba.MSCI Resmi Rombak Aturan Saham dengan Kenaikan Ekstrem Agustus 2026

Rekomendasi

Tinggalkan komentar