Jakarta – Willgo Zainar resmi memegang kendali sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.
Penunjukan ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 7 September 2026.
Ia menggantikan posisi Muhamad Akbar yang sebelumnya memimpin perusahaan baja pelat merah tersebut.
Transisi kepemimpinan ini dinilai sebagai langkah strategis mengingat Willgo bukan sosok asing di internal Krakatau Steel.
Sebelum menduduki kursi orang nomor satu di perusahaan, ia menjabat sebagai Komisaris Independen sejak akhir 2024.
Karier Willgo mencakup spektrum yang luas, mulai dari panggung politik nasional hingga manajemen korporasi BUMN.
Latar belakangnya sebagai mantan legislator dan eksekutif di industri pertahanan menjadi modal utama dalam memimpin Krakatau Steel.
Pria kelahiran Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat ini memiliki rekam jejak panjang di sektor publik dan swasta.
Terkait data pribadinya, terdapat perbedaan catatan mengenai tanggal lahirnya.
Majalah Parlementaria DPR mencatat Willgo lahir pada 25 Oktober 1968.
Namun, sejumlah sumber lain menyebutkan tanggal 28 Oktober 1968 sebagai hari kelahirannya.
Perbedaan pencatatan ini menjadi catatan penting dalam profil resmi sang Direktur Utama.
Secara akademis, Willgo memiliki basis pendidikan yang kuat di bidang ekonomi dan bisnis.
Persen.id menyebutkan bahwa ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Manajemen Pemasaran dari Universitas Mataram.
Ia kemudian melanjutkan studi pascasarjana di Armstrong University, Berkeley, California, Amerika Serikat.
Di sana, ia meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dengan spesialisasi Marketing & International Business.
Kiprah politiknya sempat mencuri perhatian saat ia duduk di kursi parlemen.
Willgo pernah menjabat sebagai anggota Komisi XI DPR RI periode 2014–2019 yang membidangi keuangan dan perbankan.
Ia juga sempat mengemban tanggung jawab sebagai Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI.
Di dunia politik, ia dikenal sebagai kader Partai Gerindra yang aktif di daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat.
Setelah masa baktinya di Senayan berakhir, ia beralih ke dunia korporasi BUMN.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia pada kurun waktu 2021–2024.
Bahkan, ia sempat dipercaya mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT PAL Indonesia pada 2024.
Kematangan manajerialnya kemudian membawa Willgo ke jajaran komisaris Krakatau Steel.
Melalui RUPSLB yang diselenggarakan pada 16 Desember 2024, ia diangkat menjadi Komisaris Independen untuk periode 2024–2029.
Kini, sebagai Direktur Utama yang baru, Willgo memikul tanggung jawab besar untuk membawa Krakatau Steel menghadapi tantangan industri baja global.
Ia akan bekerja bersama jajaran direksi baru, termasuk Thomas Christian yang mengisi posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.
Perubahan struktur organisasi ini diharapkan mampu memperkuat performa perusahaan di masa mendatang.




















