Bumi Resources (BUMI) Pangkas Nilai Akuisisi Loyal Metals Jadi Rp1 Triliun

Ikhwan Setiawan

Bumi Resources (BUMI) Pangkas Nilai Akuisisi Loyal Metals Jadi Rp1 Triliun

Jakarta – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melakukan koreksi signifikan terhadap nilai transaksi akuisisi Loyal Metals Limited yang dilaporkan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perusahaan meralat nilai akuisisi tersebut menjadi Rp 1 triliun, jauh lebih rendah dari angka Rp 3,21 triliun yang sempat tercantum sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan Bumi Resources, R. A. Sri Dharmayanti, menyatakan bahwa nilai sebenarnya dari transaksi tersebut adalah AUD 79,07 juta.

Penyesuaian nominal ini mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal 1 September 2026, tulis Sri dalam keterbukaan informasi, Kamis (10/9/2026).

Pihak manajemen menegaskan bahwa angka tersebut telah melalui proses verifikasi mendalam.

Penentuan nilai transaksi didasarkan pada hasil uji tuntas hukum, keuangan, perpajakan, dan teknis yang dilakukan oleh penasihat independen, ujar Sri.

Selain itu, nilai tersebut juga merupakan hasil dari rangkaian negosiasi antara pihak BUMI dengan Loyal Metals.

Terkait struktur pendanaan, BUMI mengandalkan pinjaman dari Glencore Australia Holdings Pty Limited sebesar US$ 54 juta atau setara Rp 958,28 miliar.

Sisa pendanaan sebesar Rp 46,46 miliar akan ditutupi menggunakan kas internal perusahaan.

Akuisisi ini dinilai krusial untuk memperkuat posisi BUMI dalam diversifikasi usaha di luar sektor batubara termal.

Strategi jangka panjang perusahaan menargetkan kontribusi bauran EBITDA dari bisnis non-batubara dapat menyentuh angka di atas 50% pada tahun 2031.

Secara operasional, langkah ini memberikan sinergi geografis dengan aset BUMI lainnya di Queensland, yakni Wolfram Limited dan Jubilee Metals.

Sinergi tersebut mencakup efisiensi infrastruktur pengolahan, akses tenaga kerja teknis, kontraktor pertambangan, hingga jalur logistik.

Loyal Metals sendiri merupakan perusahaan induk yang membawahi empat anak usaha pemegang konsesi pertambangan.

Salah satu asetnya, Highway Copper Gold Pty Ltd, telah memiliki izin operasi produksi dan diproyeksikan siap beroperasi dalam waktu dekat.

Sementara itu, tiga aset lithium lainnya, yakni Trieste Lithium Ltd, HWY4 Lithium Ltd, dan American Consolidated Lithium, saat ini masih berada dalam fase eksplorasi.

Terkait proyeksi pendapatan, Highway Reward Copper-Gold Mine ditargetkan mulai memberikan kontribusi pada tahun kedua pasca-akuisisi.

Untuk aset lithium, target waktu kontribusi pendapatan akan dapat ditentukan setelah kegiatan eksplorasi dan evaluasi selesai dilakukan, kata Sri.

Langkah strategis ini menandai upaya berkelanjutan BUMI dalam memperluas portofolio komoditas mineral di Australia.

Klarifikasi ini diharapkan memberikan kejelasan bagi para investor mengenai struktur nilai dan rencana pengembangan aset baru tersebut.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar