Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. resmi menerima penghargaan Katadata ESG Insight (KESGI) Awards 2026 untuk kategori pilar tata kelola sektor perbankan.
Penyerahan apresiasi ini berlangsung dalam rangkaian acara Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2026 yang digelar di Sequis Tower, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Bank Mandiri dinilai berhasil mengimplementasikan kerangka manajemen risiko yang terintegrasi dengan baik.
Perusahaan juga dianggap unggul dalam pelaporan regulatori, termasuk dalam hal penyampaian data, laporan keuangan, serta transparansi informasi operasional yang terstruktur.
“Kami sangat mengapresiasi penghargaan ini. Tentu, ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan dan meningkatkan berbagai inisiatif bisnis yang memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat,” ujar Vice President Bank Mandiri di sela-sela acara tersebut, Kamis (17/9/2026).
Penghargaan ini didasarkan pada instrumen Katadata ESG Insight (KESGI) yang telah dikembangkan sejak 2022.
KESGI berfungsi sebagai alat ukur untuk menganalisis penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) di lingkungan korporasi.
Proses penilaian melibatkan tim internal serta panel ahli independen dengan menggunakan 100 indikator penilaian yang ketat.
Tahun ini, sebanyak 400 perusahaan dari berbagai sektor telah dianalisis untuk melihat kinerja keberlanjutan mereka secara terukur.
Co-Founder & CCO Katadata, Heri Susanto, menyatakan bahwa KESGI dirancang untuk mengolah data mentah menjadi wawasan strategis bagi perusahaan.
“Kami sudah membangun dashboard KESGI sejak empat tahun lalu. Dari dashboard ini data kita ubah menjadi insight. Dari insight kita menganalisis, mendapatkan benchmark dan akhirnya recognition yang kredibel,” tutur Heri dalam keterangannya.
Menurutnya, terdapat tiga poin utama dalam pemutakhiran data ESG tahun ini.
Pertama, skor ESG di Indonesia mencatatkan peningkatan signifikan dari 28,3 menjadi 42,4.
Kedua, masih ditemukan adanya kesenjangan pada isu-isu material, terutama pada sektor-sektor yang menjadi penggerak utama ekonomi nasional.
Ketiga, terdapat disparitas kinerja ESG yang cukup lebar antara perusahaan dalam sektor yang sama.
“Katadata mengapresiasi perusahaan yang menunjukkan kinerja ESG menonjol di sektor masing-masing, berdasarkan data dan pembuktian empiris,” ujar Heri.
Bank Mandiri sendiri berhasil mencatatkan skor KESGI keseluruhan sebesar 64,8.
Capaian tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga kinerja di aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola secara berkelanjutan.
Kegiatan Katadata SAFE 2026 kali ini mengusung tema “Green Changer”.
Rangkaian acara tersebut mencakup berbagai forum tingkat tinggi, lokakarya, pameran interaktif, serta kolaborasi seni.
Tujuannya adalah untuk mendorong aksi nyata dalam menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan tangguh di masa depan.



















