Brigit Biofarmaka Bahas Kinerja dan Pembagian Laba dalam RUPST

persen

Jakarta – PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) menjadwalkan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 11 Mei 2026. Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi perusahaan untuk mengevaluasi kinerja keuangan sepanjang tahun 2025 sekaligus menyusun arah strategis bisnis ke depan.

Direktur Utama OBAT, Is Heriyanto, menegaskan bahwa rapat yang akan digelar di Harris Hotel & Convention Solo ini merupakan perwujudan komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang baik atau good corporate governance.

Agenda utama rapat mencakup persetujuan laporan tahunan tahun buku 2025, yang meliputi laporan kegiatan perseroan, laporan pengawasan Dewan Komisaris, hingga laporan keuangan audit konsolidasi baik dari entitas induk maupun anak perusahaan.

Selain laporan keuangan, pemegang saham akan dimintai persetujuan mengenai penggunaan laba bersih tahun buku 2025, penetapan remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris, serta penunjukan akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Heriyanto menambahkan, RUPST berfungsi sebagai forum strategis guna memperkuat kepercayaan pemegang saham terhadap prospek pertumbuhan perusahaan. Seluruh rangkaian agenda tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hanya pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 16 April 2026 pukul 16.00 WIB yang berhak hadir dalam pertemuan tersebut. Perusahaan memfasilitasi partisipasi melalui mekanisme langsung maupun sistem elektronik eASY KSEI. Bagi pemegang saham yang berhalangan, disediakan pula mekanisme pemberian kuasa.

Materi rapat telah disediakan melalui situs resmi perseroan agar dapat dipelajari oleh pemegang saham sebelum pelaksanaan rapat. Perusahaan berharap, melalui forum ini, langkah strategis yang diambil mampu mengakselerasi ekspansi usaha di berbagai segmen pasar.

Sementara itu, dari sisi pasar modal, saham OBAT ditutup pada level Rp 338 per lembar pada perdagangan Jumat (17/4/2026). Angka tersebut mencerminkan penurunan harian sebesar 1,74 persen, dengan akumulasi koreksi sebesar 12,89 persen sepanjang tahun berjalan.

Rekomendasi