Jayapura – Inovasi layanan jemput bola yang dilakukan Darwin Chandra, seorang agen BRILink di Jayapura, Papua, sukses mendongkrak inklusi keuangan sekaligus memberdayakan ekonomi lokal. Melalui modifikasi mobil sebagai gerai layanan bergerak, Darwin kini mampu melayani ratusan transaksi perbankan setiap harinya bagi masyarakat di titik-titik strategis.
Darwin mengungkapkan, ide layanan bergerak ini muncul setelah ia mengamati konsep jemput bola di Pulau Jawa. Ia kemudian merancang sendiri mobil layanan tersebut untuk menjangkau nasabah di sekitar Universitas Cenderawasih dan lokasi strategis lainnya.
“Ide layanan bergerak ini terinspirasi dari konsep jemput bola yang saya lihat di Pulau Jawa. Saya desain sendiri mobilnya agar mahasiswa maupun masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi keuangan dengan lebih mudah,” ujar Darwin.
Langkah kreatif ini terbukti efektif. Dari kios sederhana bernama Hari-Hari yang dirintisnya sejak 2011, Darwin kini telah mengembangkan usahanya menjadi lima titik layanan tetap dan dua unit layanan bergerak. Keberhasilan ini mengantarkannya meraih predikat sebagai agen BRILink terbaik di Papua serta penghargaan umrah dari BRI selama dua tahun berturut-turut.
Selain memperluas akses perbankan, Darwin juga berkomitmen pada pemberdayaan warga lokal. Saat ini, ia mempekerjakan 15 karyawan, di mana 70 persen di antaranya merupakan Orang Asli Papua (OAP).
“Yang paling penting adalah bagaimana usaha yang kami jalankan bisa terus memberikan manfaat, membantu masyarakat bertransaksi dengan mudah, serta membuka peluang ekonomi bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengapresiasi langkah para agen yang dinilai sebagai ujung tombak pemerataan akses keuangan. Menurutnya, semangat kewirausahaan yang ditunjukkan agen seperti Darwin terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai pelosok daerah.
Hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 1,18 juta agen BRILink telah beroperasi di lebih dari 66.450 desa di seluruh Indonesia. Jaringan ini menjadi tulang punggung perbankan dalam menjangkau masyarakat yang jauh dari kantor cabang konvensional.





















