DSSA Sinar Mas Pimpin IHSG Dua Tahun: Investor Terpikat!

persen

Jakarta – Di tengah reli impresif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang 2025, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), emiten Grup Sinar Mas, tampil sebagai bintang utama dan menjadi penggerak indeks.

IHSG sendiri mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 22,13% sepanjang tahun 2025, ditutup pada level 8.646,93 pada hari terakhir perdagangan.

Kenaikan harga saham DSSA mencapai 172,97% dan berkontribusi 246,67 poin terhadap laju IHSG.

Selain DSSA, beberapa saham lain juga turut menjadi pendorong IHSG, di antaranya PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

DSSA, yang juga menjadi top leaders IHSG pada 2024, baru-baru ini mengumumkan rencana merger antara PT Eka Mas Republik (MyRepublic Indonesia) dengan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA).

Menurut Presiden Direktur DSSA, Krisnan Cahya, merger ini adalah langkah strategis untuk memajukan agenda transformasi digital di Indonesia.

Dari sisi operasional, DSSA juga merambah bisnis energi baru terbarukan (EBT) dengan menjalin kemitraan strategis bersama First Gen dari Filipina untuk mengembangkan dan mengelola sumber daya panas bumi.

Sementara itu, di jajaran saham yang menjadi pemberat IHSG (top laggards) pada 2025, terdapat nama-nama seperti BBCA, BYAN, AMMN, BBRI, dan BMRI.

Rekomendasi