Pariaman – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak ada potensi tsunami pascagempa berkekuatan magnitudo 4,5 yang mengguncang wilayah Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Senin (8/6/2026) siang.
Guncangan gempa terjadi tepat pada pukul 13.39.24 WIB. Berdasarkan data BMKG, episenter gempa berada di laut dengan jarak 28 kilometer arah selatan Padang Pariaman pada kedalaman 68 kilometer.
Hingga saat ini, otoritas terkait belum menerima laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. BMKG juga menyatakan belum ada aktivitas gempa susulan yang signifikan yang terdeteksi di wilayah tersebut.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. “Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, BMKG menjelaskan bahwa data yang dirilis saat ini masih bersifat sementara. Pihaknya terus melakukan pemutakhiran data untuk memastikan akurasi informasi bagi masyarakat.
Warga diminta untuk selalu memantau kanal informasi resmi dari BMKG. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan guna mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan.




















