Jakarta – Investor kawakan Lo Kheng Hong dipastikan bakal meraup dividen tunai sebesar Rp 18,62 miliar dari PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL). Pundi-pundi ini diperoleh menyusul keputusan perseroan yang akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 senilai total Rp 278,78 miliar.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas per 8 Mei 2026, pria yang dijuluki Warren Buffet Indonesia ini memiliki 232,79 juta lembar saham atau setara dengan 6,68% kepemilikan di emiten produsen ban tersebut. Dengan nilai dividen sebesar Rp 80 per saham, Lo Kheng Hong berpotensi menerima belasan miliar rupiah sebelum dipotong pajak.
Keputusan pembagian dividen ini telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 22 Mei 2026. Merujuk pada harga saham GJTL di penutupan perdagangan Selasa (26/5) di level Rp 1.195 per saham, dividen yield yang diberikan perusahaan mencapai kisaran 6,69%.
Dalam beberapa bulan terakhir, Lo Kheng Hong terpantau aktif menambah kepemilikan sahamnya di Gajah Tunggal. Laporan bulanan registrasi pemegang efek menunjukkan peningkatan porsi saham miliknya. Pada akhir Maret 2026, ia tercatat memiliki 218,03 juta saham (6,257%), kemudian meningkat menjadi 232,79 juta saham (6,68%) pada akhir April 2026.
Berikut jadwal pembagian dividen tunai GJTL:
Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 4 Juni 2026
Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 5 Juni 2026
Cum dividen pasar tunai: 8 Juni 2026
Ex dividen pasar tunai: 9 Juni 2026
Recording date: 8 Juni 2026
Pembayaran dividen tunai: 18 Juni 2026




















