InJourney Airports: Diskon Tarif Bandara 50 Persen Pacu Mobilitas?

persen

Boyolali – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diperkirakan akan semakin ramai dengan adanya insentif menarik bagi para pelancong udara. PT Angkasa Pura Indonesia, atau InJourney Airports, mengumumkan potongan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen. Kebijakan ini berlaku di 37 bandara yang dikelola, termasuk Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, Jawa Tengah.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyatakan pemangkasan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) ini diharapkan dapat menurunkan harga tiket pesawat. Dampak langsungnya adalah peningkatan potensi perjalanan udara.

“Potongan PJP2U sebesar 50 persen akan memengaruhi nominal harga tiket pesawat dan diharapkan mendorong mobilitas masyarakat,” ujar Pahlevi. Ia optimis kebijakan ini akan mendorong mobilitas masyarakat pada masa puncak arus libur akhir tahun.

Pemotongan tarif ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Perhubungan Nomor PR/303/1/8/MHB/2025. Surat tersebut mengatur pengenaan potongan harga tarif jasa kebandarudaraan untuk periode Nataru. Diskon khusus ini diterapkan untuk PSC, komponen penting dalam harga tiket pesawat.

Di Bandara Adi Soemarmo, General Manager Hery Purwanto menyambut baik kebijakan ini. Ia yakin diskon tarif tersebut membuka peluang peningkatan trafik penumpang, terutama menjelang puncak perjalanan akhir tahun.

“Dengan potongan tarif 50 persen, kami berharap minat masyarakat untuk bepergian melalui Bandara Adi Soemarmo meningkat,” kata Hery. Menurutnya, tarif yang lebih ringan membuat masyarakat lebih leluasa memilih transportasi udara.

Selain diskon PJP2U, Bandara Adi Soemarmo juga memberikan potongan harga 50 persen untuk Tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) kepada maskapai. Langkah ini menjadi bentuk dukungan bagi ekosistem penerbangan.

Diskon pembelian tiket ini mulai berlaku pada 22 Oktober 2025. Sementara itu, periode keberangkatan yang mendapatkan potongan tarif berlangsung dari 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, mencakup penerbangan domestik berjadwal dan penerbangan tambahan.

Rekomendasi