KCIC Tambah Perjalanan Whoosh Selama Arus Balik Liburan

Penambahan ini membuat total operasional harian meningkat menjadi 68 perjalanan dengan kapasitas angkut mencapai 40 ribu kursi.

persen

Ilustrasi - Tingginya arus balik usai long weekend membuat KCIC menambah enam perjalanan Whoosh. Mayoritas penumpang tercatat melakukan perjalanan dari Bandung menuju Jakarta. Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul "Arus Balik Padat, Whoosh Tambah Perjalanan dari Tegalluar dan Padalarang ke Halim" Baca selengkapnya di: https://www.kabarbumn.id/trending/117405930/arus-balik-padat-whoosh-tambah-perjalanan-dari-tegalluar-dan-padalarang-ke-halim?page=2

Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menambah enam perjalanan Whoosh guna mengantisipasi lonjakan penumpang arus balik libur panjang dari Bandung menuju Jakarta.

Penambahan ini membuat total operasional harian meningkat menjadi 68 perjalanan dengan kapasitas angkut mencapai 40 ribu kursi.

Langkah strategis ini diambil menyusul tingginya permintaan tiket yang tercatat sudah menembus angka 12 ribu kursi hingga Senin (1/6) pukul 10.00 WIB. Mayoritas penumpang diketahui kembali ke Jakarta setelah menghabiskan waktu libur di Bandung dan sekitarnya.

“Penambahan layanan ini menjadi upaya kami untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat yang kembali ke Jakarta, sekaligus memastikan kebutuhan transportasi tetap terlayani di tengah meningkatnya permintaan,” demikian keterangan resmi pihak KCIC.

Jadwal tambahan tersebut tersedia dari Stasiun Tegalluar Summarecon dan Stasiun Padalarang menuju Stasiun Halim. Dari Tegalluar, keberangkatan tambahan tersedia pada pukul 15.20 WIB, 18.25 WIB, dan 21.20 WIB. Sementara dari Padalarang, kereta tambahan dijadwalkan berangkat pukul 15.38 WIB, 18.43 WIB, dan 21.38 WIB.

Untuk mendukung konektivitas tersebut, KCIC juga menyesuaikan jadwal kereta feeder dari Bandung menuju Padalarang dengan tambahan keberangkatan pada pukul 15.02 WIB, 18.09 WIB, dan 21.00 WIB.

Kebijakan penambahan frekuensi hingga malam hari ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi penumpang dalam memilih waktu keberangkatan. Selain itu, langkah ini bertujuan memecah kepadatan pada jadwal-jadwal favorit yang kerap menjadi pilihan utama masyarakat saat arus balik.

Rekomendasi