Jakarta – PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) dan PT Kereta Api Pariwisata (KAI Pariwisata) resmi memperkuat kerja sama untuk menghadirkan infrastruktur digital di kawasan transportasi publik. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU yang berfokus pada pemasangan videotron di area strategis LRT Jabodebek serta pengembangan jaringan Wi-Fi pada aset yang dikelola KAI Wisata.
Kesepakatan tersebut ditandatangani Direktur Utama PT Kereta Api Pariwisata Raden Agus Dwinanto Budiadji dan Direktur Utama PT Jakarta Infrastruktur Propertindo Nur Iswan. Prosesi itu turut disaksikan Direktur Komersial KAI Wisata Hetty Herawati serta Direktur Niaga dan Operasi JIP Ivan C Permana.
Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan ingin mengoptimalkan pemanfaatan aset infrastruktur transportasi dengan menyediakan media informasi dan komunikasi berbasis digital yang lebih modern. Kehadiran videotron di titik-titik strategis LRT Jabodebek diharapkan dapat berfungsi sebagai sarana informasi publik sekaligus media promosi yang efektif.
Kemitraan tersebut juga mencakup integrasi sistem promosi periklanan KAI Pariwisata pada pilar LRT Jabodebek sebagai kanal penjualan dan promosi. Dengan begitu, ruang publik transportasi tidak hanya menjadi jalur mobilitas, tetapi juga sarana komunikasi komersial yang lebih terarah.
Direktur Utama JIP Nur Iswan mengatakan kerja sama itu sejalan dengan komitmen perusahaannya dalam memperkuat infrastruktur digital di kawasan perkotaan, khususnya pada sektor transportasi publik.
“JIP berupaya menghadirkan solusi infrastruktur digital yang tidak hanya mendukung kebutuhan informasi melalui penyediaan media videotron dan jaringan Wi-Fi, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekosistem digital yang lebih luas dan mudah diakses,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Pariwisata Raden Agus Dwinanto Budiadji menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk menambah nilai layanan sekaligus mengoptimalkan aset yang dimiliki.
“Kami harap kerja sama dengan JIP menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan layanan transportasi wisata dengan media periklanan modern, sehingga mampu memberikan nilai tambah tidak hanya bagi pelanggan, tetapi juga bagi mitra bisnis,” katanya.
Nur Iswan menambahkan, ruang lingkup kerja sama meliputi penyediaan, pengelolaan, dan pengoperasian media videotron pada pilar dan atau area LRT Jabodebek, serta pengembangan jaringan Wi-Fi pada aset di bawah pengelolaan PT KAI Wisata. Ia menilai kerja sama ini juga berpotensi menjadi wadah strategis bagi perusahaan lokal maupun internasional untuk memperkenalkan produk dan layanan kepada masyarakat.
Sinergi JIP dan KAI Pariwisata diharapkan mendorong layanan transportasi publik yang lebih modern, terintegrasi, dan berbasis teknologi. Kolaborasi ini juga ditargetkan memberi nilai tambah bagi pengguna serta pemangku kepentingan, khususnya di wilayah Jabodebek.





















