Payakumbuh – Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Payakumbuh periode 2026-2031 resmi dilantik di halaman Balai Kota Payakumbuh, Minggu (10/05/2026). Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya penguatan olahraga masyarakat di daerah tersebut untuk mendorong warga lebih bugar dan sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Asisten I Setdako Payakumbuh Nofriwandi menyatakan pemerintah daerah mendukung penuh pengembangan olahraga masyarakat lewat KORMI. Ia mengatakan, KORMI diharapkan mampu mendorong warga menjadikan olahraga sebagai bagian dari keseharian.
“Atas nama Pemko Payakumbuh kami mengucapkan selamat kepada pengurus KORMI yang baru dikukuhkan. Kami berharap KORMI mampu menggerakkan masyarakat agar menjadikan olahraga sebagai gaya hidup,” ujarnya.
Menurut dia, pemerintah kota terus menyiapkan sarana dan prasarana olahraga agar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan menjaga kebugaran. Ia menilai fasilitas yang tersedia harus menjadi pusat aktivitas warga dalam membangun pola hidup sehat di berbagai kalangan.
“Kita berharap semangat hidup sehat terus tumbuh, sehingga fasilitas olahraga yang ada benar-benar dimanfaatkan masyarakat dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” katanya.
Ketua KORMI Kota Payakumbuh yang juga Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menegaskan kesehatan merupakan modal utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan produktif. Menurut dia, KORMI hadir untuk mendorong masyarakat agar sehat lahir dan batin.
“Sehat memang terlihat hal kecil, tetapi tanpa sehat kita tidak akan bisa mendapatkan hal besar. Karena itu KORMI hadir untuk membangun masyarakat yang sehat lahir dan batin,” ujarnya.
Ia menyebut, program KORMI Payakumbuh akan dijalankan secara bertahap sesuai kondisi dan kemampuan anggaran yang tersedia. Saat ini, KORMI Payakumbuh baru memiliki 13 induk organisasi olahraga atau Inorga dari sekitar 99 Inorga yang berada di bawah naungan KORMI secara nasional.
Elzadaswarman menambahkan, KORMI tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga, tetapi juga pada pembentukan kebugaran, mental, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Ada tiga hal yang menjadi perhatian utama, yakni membuat masyarakat sehat, berprestasi, dan menjadikan kesehatan sebagai modal dasar untuk melahirkan masyarakat yang kuat.
“Tiga hal yang menjadi perhatian kita adalah bagaimana masyarakat bisa sehat, berprestasi, dan menjadikan kesehatan sebagai modal dasar melahirkan masyarakat yang kuat,” ujarnya.
Ia juga meminta pengurus yang baru dilantik segera bergerak memperkuat organisasi dan memperluas pembinaan olahraga masyarakat di Kota Payakumbuh. Menurutnya, tugas yang dihadapi cukup berat sehingga dibutuhkan kekompakan dan komitmen bersama, terlebih di tengah kondisi keuangan organisasi saat ini.
“Tugas kita cukup berat. Mari kita bersatu dan memperkuat komitmen bersama, terutama di tengah kondisi keuangan organisasi saat ini,” katanya.
Elzadaswarman turut mengingatkan agar KORMI tidak dibandingkan dengan KONI karena keduanya memiliki fungsi berbeda, meski sama-sama mendukung pembangunan olahraga daerah. Ia menjelaskan, KORMI memfasilitasi masyarakat agar bugar dan sehat, sedangkan KONI mendorong lahirnya prestasi olahraga.
“KORMI memfasilitasi masyarakat agar bugar dan sehat, sedangkan KONI mendorong lahirnya prestasi olahraga. Dua organisasi ini saling menunjang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian KORMI Sumatera Barat Endrizal mengapresiasi antusiasme masyarakat dan pengurus olahraga rekreasi di Kota Payakumbuh. Ia menilai semangat itu menjadi modal penting untuk membesarkan KORMI di daerah.
“Kami sudah melakukan pelantikan di berbagai daerah dan di Payakumbuh antusiasmenya sangat luar biasa. Semoga KORMI Payakumbuh terus maju dan mampu menyukseskan program Indonesia Sehat 2045,” katanya.
Adapun pengurus yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Pengurus KORMI Provinsi Sumatera Barat Nomor: 07/SK/KORMI-SB/III/2026 tanggal 25 Maret 2026, yakni Ketua Elzadaswarman, Ketua Harian Afrizal Jamal, Sekretaris Megi Efriater, Wakil Sekretaris Zainal Abidin, Bendahara Novelly Dewi, Wakil Bendahara Asrar Dt. Leloanso, serta sejumlah pengurus bidang lainnya.






















