Padang – Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat terus digencarkan melalui optimalisasi standar kebersihan dan penataan ruang publik di pasar tradisional.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui program pendampingan berkelanjutan yang menyasar para pelaku usaha kecil dan menengah.
Maxim Indonesia menjadi inisiator utama dalam program yang telah berjalan sejak tahun 2018 tersebut.
Perusahaan ini memberikan bantuan berupa perlengkapan operasional gratis serta pendampingan bisnis bagi para pedagang.
Bantuan fisik yang disalurkan meliputi celemek higienis, payung pasar, hingga papan informasi untuk menunjang aktivitas harian pedagang.
Penyediaan celemek bagi pedagang makanan menjadi fokus utama guna menjamin kebersihan produk dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyam, menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan kunci untuk menciptakan efek domino positif bagi ekonomi daerah.
Ia meyakini bahwa penguatan ekosistem lokal akan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi usaha.
“Melalui layanan seperti Food & Shop dan Food & Goods, kami ingin membantu UMKM menjangkau lebih banyak pelanggan, meningkatkan efisiensi usaha, dan tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Dirhamsyam.
Selain bantuan fisik, Maxim juga mengintegrasikan layanan logistik untuk mempercepat distribusi barang di wilayah dengan mobilitas tinggi.
Efisiensi distribusi ini terbukti mampu menekan biaya operasional pelaku usaha di berbagai daerah di Indonesia.
Hingga saat ini, ratusan pelaku usaha dari sektor kuliner hingga jasa telah merasakan manfaat dari program pendampingan tersebut.
Maxim kini terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan komunitas untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal secara nasional.



















